Humas
Semarang - Dalam rangka meningkatkan daya saing lulusan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) tengah menyiapkan 11 skema sertifikasi profesi yang disesuaikan dengan profil dan kompetensi spesifik lulusan. Skema ini diharapkan menjadi landasan penting dalam pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) kampus, yang saat ini tengah dalam tahap pengajuan ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Maghfur, M. Ag., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Review Dokumen Skema LSP di Hotel Grand Arkenso, Semarang (28/09/2024).
Hongkong - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universita Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) bekerjasama dengan PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) Hongkong, STOP (Stop Traficking on People), IMWU (Indonesian Migrant Worker Union) lakukan penelitian tentang migran di Hongkong. Penelitain yang dilakukan dari tanggal 20 hingga 27 September 2024 ini dilatarbelakangi Hongkong merupakan salah satu daerah favorit para pekerja migran dari Indonesia.
Hongkong - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) melakukan proram pengabdian dihongkong dari mulai tanggal 20-27 September 2024. Program pengabdian secara umum dilakukan dengan bekerjasama dengan PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) Hongkong.
Bangkok, Thailand - Sembilan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) mengikuti kegiatan International Student Mobility Program (ISMP) di Krirk University, Bangkok, Thailand selama 14 hari (10 – 23 September 2024). Program ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan internasional mahasiswa serta memperkuat hubungan akademik antara UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan Krirk University, Bangkok, Thailand. Selama mengikuti program, para mahasiswa terlibat dalam kegiatan perkuliahan, pertukaran budaya, pengabdian masyarakat, mengajar di sekolah, dan diskusi akademik. Kegiatan ini dapat memberikan mereka pengalaman berharga dalam konteks pendidikan global.

