Hadir dalam rapat tersebut Wakil Rektor II UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. H. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag., selaku PPID Utama, Kepala Biro Umum, Akademik, Perencanaan, dan Keuangan (UAPK), Dr. H. Wahid Arbani, S.Ag., selaku Wakil PPID Utama, beserta seluruh panitia kegiatan Workshop PPID.
Dalam sambutannya, Dr. Hasan menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan Workshop Keterbukaan Informasi Publik yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 05 Mei 2026. “Workshop tentang keterbukaan informasi publik ini merupakan upaya kampus kita untuk mencapai penilaian informatif. Harapannya minimal PPID UIN Gus Dur mendapatkan predikat Informatif, meningkat dari penilaian sebelumnya yang masih Kurang Informatif. Tentu hal tersebut membutuhkan langkah-langkah strategis, salah satunya melalui workshop pendampingan dari Komisi Informasi Pusat (KIP), sehingga ilmu yang diperoleh nantinya dapat langsung dimanfaatkan dan diaplikasikan pada website PPID,” ungkapnya.
Workshop nantinya akan dilaksanakan secara blended atau hybrid di Gedung Perpustakaan UIN Gus Dur Pekalongan dengan jumlah peserta sekitar 50 orang dari unsur internal maupun eksternal kampus. Selain luring, peserta juga dapat mengikuti kegiatan secara daring melalui live streaming di kanal YouTube resmi UIN Gus Dur Pekalongan.

Menariknya, peserta workshop juga akan memperoleh dua sertifikat kegiatan dengan masing-masing bernilai 4 Jam Pelajaran (JPL), sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan kompetensi peserta dalam bidang keterbukaan informasi publik. Kegiatan ini akan menghadirkanSiti Azizah, S.H., M.H., Asisten Ahli Komisi Informasi Pusat (KIP) yang berperan aktif dalam pendampingan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan penguatan keterbukaan informasi publik sebagai narasumber. adapun narasumber kedua, Dr. Surahmat, S.Pd., M.Hum selaku Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (PPID Pelaksana) pada Universitas Negeri Semarang.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Wahid Arbani menekankan pentingnya evaluasi dan penyempurnaan berbagai aspek yang masih menjadi catatan pada penilaian PPID tahun sebelumnya. “Untuk menuju PPID Informatif, berbagai kekurangan pada tahun lalu harus segera dilengkapi dan disempurnakan, termasuk pembaruan struktur PPID agar lebih optimal dalam menjalankan fungsi pelayanan informasi publik,” jelasnya.
Sementara itu, Baryachi selaku Panitia Pelaksana Workshop PPID menyampaikan bahwa rapat checking akhir ini bertujuan memastikan seluruh kesiapan teknis maupun koordinasi antarpanitia berjalan maksimal sehingga pelaksanaan workshop pada hari H dapat berlangsung secara lancar dan sukses.
Harapannya melalui rapat koordinasi akhir ini, seluruh unsur yang terlibat dapat semakin solid dalam menyukseskan Workshop PPID sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan UIN Gus Dur Pekalongan menuju kampus yang lebih transparan, informatif, dan akuntabel.
Penulis : Sri Lestari
Editor : Baryachi
Redaktur : Tim Kerja Humas