Transformasi Menjadi UIN KH. Abdurrahman Wahid Pascasarjana Gelar Workshop Rekonstruksi Kurikulum

29 June 2022

Pekalongan (29/06) - Magister Pendidikan Agama Islam UIN KH. Abdurrahman Wahid menyelenggarakan workshop rekonstruksi kurikulum dengan tema “Kurikulum Berbasis Integrative-Holistic Approach”pada hari Selasa (28/09/2022) di Hotel Horison Pekalongan. Hadir sebagai narasumber, Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya. Sekaligus Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan workshop ini dihadiri oleh Rektor, praktis pendidikan, guru, alumni serta dosen Pascasarjana UIN K.H. Abdurrahman Wahid .

Dalam sambutannya Direktur Pascasarjana UIN KH. Abdurrahman Wahid, Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag menyampaikan bahwa workshop kurikulum ini sebagai bentuk ikhtiar dalam meningkatkan akreditasi Pascasarjana, sekaligus merespon kebutuhan zaman, dimana perlu adanya rekonstruksi kurikulum.

Lebih lanjut, Prof. Ade mamaparkan “Tuntutan akademik di PTKIN harus mampu mengintegrasikan keilmuan. Karena, sejatinya memang tidak adak dikotomi ilmu dalam Islam hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an bahwa ayat merujuk tidak hanya kepada ayat qur’aniyah semata melainkan juga ayat kauniyah. Baik pengetahuan agama maupun sains perlu diintegrasikan secara holistic” pungkasnya.

Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid, Prof. Dr.Zaenal Mustakim, M.Ag turut hadir sekaligus membuka acara secara remsi. Prof. Zaenal menyambut baik acara yang diselenggarakan Pascasarjana. Workhosp konstruksi kurikulum yang diselenggarakan harus mampu menghasilkan kurikulum sesuai dengan kebutuah di masyarakat serta perkembangan zaman.

“Saat ini tengah terjadi tsunami informasi dimana guru-guru perlu membekali literasi digital kepada para siswa”. tuturnya. Tantangan terbesar bagaimana Pascasarjana  UIN KH. Abdurrahman Wahid mampu menyiapkan kurikulum yang nantinya akan diajarkan kepada para guru untuk ditularkan kepada para siswanya. Sehingga penting sekali untuk merekonstruksi atau menyusun kembali kurikulum Magister Pendidikan Agama Islam yang sesuai dengan kebutuhan zaman, sejalan dengan perkembangan era digital.

Sebagaimana tuntutan akreditasi, perlu adanya kurikulum yang berciri khaskan bangunan keilmuan, maka pemilihan tema integrative dan holistic bisa menjadi ciri khas dari kurikulum Magister Pendidikan Agama Islam. Integraive dan holistic perlu juga dintegrasikan dengan perkembangan IT.

Prof. Zaenal berpesan “Jangan sampe apa yang kita ajarkan kepada mahasiswa sudah usang, tidak lagi up to date”. Maka setidaknya review kurikulum perlu dilakukan minimal 2 tahun sekali. Dalam rangka menyongsong UIN, saat ini menjadi waktu yang tepat dalam mengkonsturksi kurikulum.  Mengakhiri sambutannya “ semoga kegiatan yang diinisiasi magister Pendidikan Agama Islam dapat menginisiasi prodi laninnya. Ucapnya.


Reporter      : Dewi Anggraeni

Editor          : Baryachi

Redaktur     : Humas Bagian Umum

                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…