Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., bersama jajaran wakil rektor, dekan, serta senat universitas. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para wisudawan yang telah menyelesaikan studi dengan penuh perjuangan.
Prof. Zaenal menyampaikan wisuda yang kedua sudah dilaksanakan kemarin. Ia melaporkan ke Dirjen Pendis, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag., jumlah wisudawan periode September 2025 berjumlah 1.361. Ia berharap nantinya wisudawan sukses semua berguna bagi nusa bangsa, agama dan negara.
Pada kesempatan ini Prof. Zaenal menceritakan sekilas perjalanan sejarah berdirinya UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. “Perlu saya sampaikan awalnya kita ini bagian dari IAIN Walisongo Semarang yang ada di Pekalongan, berkat perjuangan para tokoh dan senior lalu berdirilah STAIN Pekalongan, 2016 berubah menjadi IAIN, lalu 2022 beralih status menjadi UIN, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan,” ucap Prof. Zaenal.

Sampai hari ini UIN Gus Dur memiliki 32 program studi (prodi), S1 ada 24 prodi, Pascasarjana 8 prodi. “S1 kita alhamdulillah bisa membuka prodi umum, saat ini sudah memiliki 6 prodi umum. Prodi Bisnis Digital, Sains Data, Informatika, Hukum Bisnis, Teknik Industri, dan Prodi Gizi,” terang Prof. Zaenal. Dalam waktu dekat UIN Gus Dur akan ada fakultas baru yaitu Fakultas Saintek, kedepan akan ada prodi Kesehatan Masyarakat juga.
Prof. Zaenal berharap para wisudawaa tidak cukup dengan ijazah yang diterima hari ini. “Jangan selesai belajarnya. Kita ada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk mendapatkan sertifikat profesi. Ada 5 bahasa asing Bahasa Inggris, Arab, Jerman, Cina, Jepang. Bagi para mahaiswa bisa menambah skillnya dengan masuk ke Unit Pengembangan Bahasa (UPB) dengan belajar Bahasa asing. Dengan uasaha-usaha itu akan membawa saudara sukses,” pungkasnya.
Sementara, dalam laporannya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Nur Kholis, M.A., menyampaikan secara keseluruhan dengan terselenggaranya wisuda hari kedua ini, total mahasiswa yang telah diwisuda pada periode September 2025 mencapai 1.361 orang.
Wisuda hari ini, Kamis 4 September 2025 dari Fakultas Syariah Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah 82 wisudawan. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Prodi Pendidikan Bahasa Arab 65 wisudawan, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 90 Wisudawan, Pendidikan Islam Anak Usia Dini 58 wisudawan, Tadris Matematika 47 wisudawan. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Prodi Tasawuf Psikoterapi 25 wisudawan, Komunikasi Penyiaran Islam 94 wisudawan, Prodi Bimbingan Penyuluh Islam 66 wisudawan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi Ekonomi Syariah 122 wisudawan. Pascasarjana dari Prodi Magister Pendidikan Agama Islam 24 wisudawan, Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 10 wisudawan.
“Tahun ini capaian cumlaude sangat fantastis, ada 865 wisudwan yang berhasil meraih predikat cumlaude untuk program sarjana,” ungkap Nur Kholis. Untuk yang wisuda hari ini yang berhasil meraih predikat cumloud dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah ada 67 wisudawan, Prodi Pendidikan Bahasa Arab 47 wisudawan, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah 69 wisudawan, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini 36 wisudawan, Prodi Tadris Matematika 29 wisudawan, Tasawuf dan Psikoterapi 18 wisudawan, Bimbingan Penyuluhan Islam 38 wisudawan, Komunikasi Penyiaran Islam 52 wisudawan. Dari pascasarjana Magister Pendidikan Agama Islam 21 wisudawan cumloud dan Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 3 wisudawan.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan rangkaian pengukuhan wisudawan dari berbagai fakultas. Kehadiran keluarga turut menambah suasana haru dan kebanggaan, ketika nama-nama wisudawan dipanggil untuk dikukuhkan secara resmi sebagai sarjana maupun magister.
Penulis : Baryachi
Editor : Anik Maghfiroh
Redaktur : Tim Humas

