Rektor UIN K. H. Abdurrahman Wahid yang diwakili oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Maghfur dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari BNSP dalam proses pengembangan LSP di kampus ini. “LSP ini diharapkan mampu menjadi wadah yang memastikan lulusan kami memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional dan internasional. Ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk mencetak SDM yang unggul,” ungkapnya.
Dr. K. H. Muhammad Nur Hayid, dalam paparannya, menekankan pentingnya integritas dan akurasi dalam setiap proses sertifikasi. “LSP bukan sekadar lembaga administrasi, tetapi bagian dari ekosistem pendidikan dan dunia kerja yang menjamin kompetensi tenaga kerja. Dengan adanya LSP, UIN Pekalongan menunjukkan komitmen kuat terhadap kualitas dan profesionalisme,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat antusiasme besar dari jajaran pimpinan, dosen, dan mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan. Sebagai universitas yang terus berkembang, LSP ini diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak peningkatan daya saing lulusan, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era globalisasi. Hal ini juga menunjukkan bahwa UIN Gus Dur sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan inovatif, siap menjawab tantangan zaman.
Proses Full Assessment akan berlangsung selama dua hari, mencakup evaluasi dokumen, wawancara, hingga tinjauan lapangan terhadap fasilitas dan mekanisme kerja LSP. Keberhasilan LSP UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam mendapatkan lisensi dari BNSP akan menjadi tonggak sejarah bagi universitas ini sebagai perguruan tinggi berbasis kompetensi dan keunggulan.
Kontributor : Muhtar Ali Ahmadi
Editor : Baryachi & Anik Maghfiroh