More...
Jakarta (12/06) - Kementerian Agama membuka kembali seleksi terbuka bagi calon pejabat tinggi pratama atau setingkat Eselon II. Ada enam jabatan yang dibuka proses pendaftaran seleksinya, terdiri atas satu Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan lima Kepala Biro pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri.
PEKALONGAN (12/06) – Dalam komitmen berkelanjutan untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia dan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) secara resmi menugaskan sejumlah dosen fungsionalnya untuk mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026. Rangkaian program berskala nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) UIN Walisongo Semarang.
Tim UIN Gus Dur Pekalongan Raih Medali Perunggu Nasional pada Subtema Hukum, Sosial, dan Ekonomi
Written by HumasPekalongan (12/06) - Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur). Tim mahasiswa Fakultas Syariah berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang kompetisi esai dan poster tingkat nasional yang diikuti ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Pekalongan (12/06) – Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi melalui Workshop Manajemen Risiko dengan tema “Manajemen Risiko Strategis dalam Mewujudkan Good University Governance di Era Transformasi Digital”. Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. Faisal Ali Hasyim, S.E., M.Si., CA., CSEP., QIA., CGCAE., Staf Ahli Menteri Agama RI, bertempat di Ballroom Gedung Laboratorium Terpadu Lantai 3 Kampus 2 Kajen, Jumat (12/06/2026).
Monitoring ke IAIN Pontianak, Rektor UIN Gus Dur Pekalongan Soroti Tingginya Antusiasme Peserta UM-PTKIN
Written by HumasPontianak (09/06) - Rektor Universitas Islam Negeri K.H Adburrahman Wahid Pekalongan atau dikenal dengan UIN Gus Dur, melakukan monitoring ke IAIN Pontianak dalam rangka monitoring pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2026. Kegiatan berlangsung di ruang tes UM-PTKIN, Lantai 3 Gedung Rektorat IAIN Pontianak, Selasa (9/6/2026).
Pekalongan (09/06) - Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang sudah berlangsung selama 2 hari ini (08-09 Juni 2026) berlangsung lancar. Sejumlah peserta mengaku dapat mengikuti ujian dengan baik dan tetap optimistis meraih hasil terbaik untuk masuk ke kampus impian mereka.
Pekalongan (09/06) – Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berlangsung lancar dan kondusif. Ujian dilaksanakan selama dua hari, 8–9 Juni 2026, di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Gedung Laboratorium Terpadu (GLT) Kampus 2 Kajen.
Sebanyak 1.142 peserta dijadwalkan mengikuti ujian dengan tingkat ketidakhadiran sekitar 5 persen. Tingginya tingkat kehadiran menunjukkan antusiasme peserta yang baik selama pelaksanaan SSE UM-PTKIN.
Kepala Pusat Admisi UIN Gus Dur Pekalongan, Wilda Yulia Rusyida, M.Sc., mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian berjalan sesuai rencana dan didukung antusiasme peserta yang tinggi. "Alhamdulillah, pelaksanaan SSE UM-PTKIN berjalan lancar. Tingkat kehadiran peserta sangat baik dengan angka kehadiran sekitar 95 persen dari total peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian," ujarnya.
Menurut Wilda, antusiasme peserta juga terlihat dari banyaknya keluarga yang turut mengantar dan mendampingi sebelum pelaksanaan ujian.

Sementara itu, Kepala UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD), Dr. Failasuf Fadli, M.S.I., menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi menjadi salah satu faktor utama pendukung kelancaran ujian. "Kami memastikan seluruh perangkat, jaringan, kelistrikan, dan tim pendukung siap sebelum pelaksanaan ujian. Sebanyak 200 komputer beserta perangkat cadangan telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan SSE UM-PTKIN," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan penyedia layanan internet serta dukungan genset cadangan turut dilakukan sebagai langkah antisipasi. "Alhamdulillah, selama pelaksanaan ujian tidak ada kendala yang berdampak signifikan terhadap jalannya SSE UM-PTKIN," pungkasnya.
Melalui dukungan panitia, pengawas, dan tim teknis, SSE UM-PTKIN 2026 di UIN Gus Dur Pekalongan dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga hari terakhir pelaksanaan.
Penulis : Sri Lestari
Editor : Baryachi
Redaktur : Tim Kerja Humas
Pekalongan (08/06) – Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) UM-PTKIN 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan tidak hanya diikuti peserta dari wilayah Jawa Tengah, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah calon mahasiswa baru (camaba) rela menempuh perjalanan jauh demi mengikuti ujian yang berlangsung di Kampus 2 Kajen.
Pekalongan (08/06) – Sebanyak 1.142 peserta Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) Tahun 2026 memilih UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) sebagai lokasi pelaksanaan ujian. Ujian berlangsung selama dua hari Senin–Selasa, 8–9 Juni 2026 dalam enam sesi.
Staf UTIPD UIN Gus Dur Pekalongan Ikuti Training dan Sertifikasi Internasional di Ruijie Networks China
Written by HumasFuzhou, China - Komitmen dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi informasi terus dilakukan oleh Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur). Salah satu staf Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD), Abid Tommy Wasito, mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program Training dan Sertifikasi Internasional Ruijie Networks yang diselenggarakan di Kantor Pusat Ruijie Networks, Kota Fuzhou, Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok.

