Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Gus Dur, yang dalam sambutannya memberikan pesan penuh motivasi kepada para calon lulusan.
“Kalian ini besok akan wisuda. Saya ingin menyampaikan bahwa persoalan kehidupan dan pekerjaan adalah kesempatan yang Allah berikan sama kepada semua manusia, namun jenis kehidupan dan pekerjaan yang akan kalian alami tergantung dari diri kalian sendiri,” ujar Rektor.
Beliau juga mengutip nilai spiritual dalam menghadapi masa depan. “Sesuai ayat yang menyebutkan bahwa manusia akan mendapatkan apa yang diusahakan. Maka lakukan segalanya dengan sebaik-baiknya," ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa masa studi yang telah ditempuh selama empat tahun bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan membangun jejaring dan komunikasi profesional.
“Inilah waktunya kalian bergerak. Ilmu yang telah didapat harus diiringi dengan kemampuan berkomunikasi dan membangun jaringan. Materi-materi yang kalian ikuti dalam workshop ini bisa menjadi bekal penting dalam membuka peluang karir ke depan,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, UIN Gus Dur juga memperkenalkan berbagai program unggulan untuk mendukung kesiapan karir mahasiswa, di antaranya pelatihan bahasa asing tidak hanya Bahasa Inggris dan Arab, namun juga Bahasa Cina, Jepang, dan Jerman serta program sertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah dimiliki kampus.
“Value kita bangun, kompetensi kita kembangkan. Namun yang tak kalah penting adalah ridho orang tua, karena ridho Allah tergantung pada ridho orang tua,” tutup Rektor.

Sementara Direktur CDC UIN Gus Dur, Dr. Siti Mumun Muniroh, M.A., dalam sambutannya juga memberikan arahan dan refleksi mendalam kepada para calon wisudawan. Beliau menegaskan bahwa membangun karir bukanlah hal yang mudah, namun juga bukan sesuatu yang mustahil. Kuncinya adalah terus belajar, membangun kompetensi, dan menjalin relasi.
“Kita harus tetap optimis menghadapi masa depan. Bila hari ini kita merasa masih kurang, mari kita kembangkan. UIN Pekalongan sudah memiliki LSP, silakan ikuti pelatihan dan uji kompetensinya untuk mendapatkan sertifikat resmi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mendorong mahasiswa untuk membangun personal branding, baik melalui media sosial maupun dalam kehidupan nyata sehari-hari.
“Perluas jaringan, perbanyak silaturahmi, dan jangan gengsi memulai dari bawah. Jangan lelah dalam ikhtiar baik jalur langit maupun jalur bumi,” pungkasnya.
Acara ditutup foto bersama dengan seluruh tamu undangan dan peserta workshop yang merupakan calon wisudawan UIN Gus Dur Pekalongan tahun 2025.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Sri Lestari
Redaktur : Tim Humas

