Humas
Pekalongan (30/11) - Bagus Budi Laksono, seorang mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Gus Dur Pekalongan hari ini merayakan kelulusannya dan menyandang gelar sebagai sarjana. Meski ada rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam, pencapaiannya kali ini bukan sekadar karena gelar sarjana yang diperoleh, tetapi lebih kepada perjalanan panjang yang penuh tantangan dalam menyelesaikan skripsi. Bagus berhasil mengerjakan skripsinya tanpa memiliki laptop namun menggunakan smartphone sebagai satu-satunya alat.
Pekalongan (30/11) – Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) gelar Wisuda Magister ke-22 dan Sarjana ke-50. Prosesi wisuda ini digelar di student center UIN Gus Dur pada Sabtu, 30 September 2024.
Pekalongan (30/11) – Nabilla Sifa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) raih predikat sebagai wisudawan terbaik tingkat Universitas dengan IPK 3,94. Sementara itu untuk wisudawan terbaik tingkat magister diraih oleh Wahyu Taufiqur Rohman Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) dengan IPK 3,97.
Nabilla berkesempatan memberikan sambutan dalam gelaran wisuda periode 3 tahun 2024 ini. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua dan seluruh sivitas akademika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, terkhusus kepada para dosen yang telah mendidik dan mengarahkan sehingga dapat menyelesaikan studi.
“Rekan-rekan wisudawan, perjalanan kita baru saja dimulai. Mari kita jadikan momen ini sebagai awal langkah untuk terus berkarya, membawa manfaat bagi sesama, dan membanggakan orang-orang yang kita cintai,” tutur Nabilla.
Ia juga memberikan ucapan selamat berbahagia kepada wisudawan wisudawati UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Ia memberikan semangat menyambut perjalanan yang gemilang di masa depan.
“Dalam Al-Qur’an disebutkan, sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan.
Melalui pencapaian kita hari ini, Allah benar-benar membuktikan bahwa ada kebahagiaan setelah kesulitan yang kita lalui bersama-sama. Inilah hari yang kita tunggu-tunggu, pembuktian bahwa kita telah berhasil menyelesaikan tugas yang lelahnya semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Congratulations abbreviation, See you on top,” ujar Nabilla.
Sementara itu Wahyu Taufiqur Rohman selaku wisudawan terbaik tingkat magister dalam kesempatan yang sama menuturkan salah satu tips hingga meraih IPK 3,97. Ia menyebutkan ada hal kecil yang sering ia lakukan selama menempuh studi yakni setiap malam membaca sekilas hal-hal yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari esok hari dikampus.
“Saya merasa bersyukur. Saya tidak menyangka akan menjadi salah satu wisudawan terbaik. Ini berkat dukungan dan do’a keluarga serta orang-orang terdekat,” ungkap Wahyu.
Sebagai tambahan informasi, berikut adalah deretan wisudawan terbaik;
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pekalongan (29/11) - Career Development Centre (CDC) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) hari ini (29/11/2024) menyelenggarakan Workshop Persiapan Karir Bagi Calon Wisuda Magister ke-22 dan Sarjana Ke-50. Acara ini berlokasi di Gedung Student Centre, Kampus II UIN Gus Dur, Kajen.

