Dalam amanatnya, Agus Arwani menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pegawai yang mengikuti apel pagi. Fokus utama pesannya adalah soal pentingnya menjunjung tinggi integritas dalam bekerja, sebagai landasan utama membangun budaya kerja yang sehat dan profesional di lingkungan kampus.
Menariknya, ia mengurai satu per satu makna dari kata “integritas”, dan menekankan bahwa setiap huruf dalam kata tersebut memiliki filosofi mendalam yang perlu dihayati:
I: Inisiatif – “Kita bekerja harus ada inisiatif, tidak perlu selalu menunggu komando. Kita semua sudah memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Dengan itu, kita harus bisa bergerak secara otomatis,” ujarnya.
N: Netral – Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas dalam bekerja, tidak terpengaruh oleh pihak manapun.
T: Tanggung jawab – “Sebagai pegawai, kita harus memiliki jiwa yang bertanggung jawab terhadap tugas dan amanah yang diemban,” jelasnya.
E: Etika – Dalam bekerja, lanjut ketua SPI, harus tetap berada dalam koridor etika yang baik dan jelas.
G: Gigih – Menurutnya, semangat dan kegigihan adalah kunci dalam menjalankan setiap pekerjaan.
R: Relasi yang baik – Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit, semangat kebersamaan dan menjadi teladan juga menjadi bagian penting dari integritas.
I: Inspiratif – Pegawai harus mampu menjadi teladan dan memberi inspirasi bagi sesama.
T: Tepat sasaran – Aktif dan akurat sesuai dengan tupoksi masing-masing.
A: Aktif – Tidak pasif dan selalu siap dalam menjalankan tanggung jawab.
S: Setia – Ia menutup amanatnya dengan menegaskan bahwa poin terpenting dari semua itu adalah kesetiaan terhadap kampus ini.
“Kalau kita semua memiliki integritas dalam bekerja, maka kampus ini akan semakin maju ke depan,” tegas kepala SPI dengan penuh semangat.
Apel pagi ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh sivitas akademika, sekaligus dorongan moral untuk terus memperkuat komitmen dan tanggung jawab dalam memajukan UIN Gus Dur sebagai kampus unggulan yang menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan integritas.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Sri Lestari
Redaktur : Tim Humas

