Dalam amanatnya, Agus menuturkan bahwa CINTA bukan sekadar kata, tetapi prinsip kerja yang dapat memotivasi seluruh pegawai untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi institusi.
Ia menjelaskan bahwa huruf N dalam CINTA memiliki makna “NYATA”.
“N di sini adalah nyali dan semangat. Semangat untuk bekerja secara profesional, serta keberanian untuk mencari dan menegakkan kebenaran sesuai jalur,” ujarnya.
Agus kemudian melanjutkan dengan huruf berikutnya dalam kata NYATA, yaitu huruf Y: Yakin
“Yakin merupakan bentuk kepercayaan diri. Dengan keyakinan, kita bisa membawa perubahan dan memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
Huruf berikutnya A: Aksi. Ia menekankan pentingnya tindakan nyata. “Segala keyakinan harus diwujudkan dalam aksi yang sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” tuturnya.
Selanjutnya huruf T: Terukur
“Apa pun yang kita kerjakan harus terukur dan memiliki standar. Pelayanan wajib mengikuti SOP dan aturan yang ditetapkan,” ujarnya. Sementara huruf terakhir yaitu A: Aktif. Menurutnya, keaktifan merupakan kunci untuk terus berkembang. “Aktif dalam bekerja, berinovasi, dan berkreasi agar kita menjadi pegawai yang amanah, menuju bangsa yang maju dan Indonesia Emas,” ujarnya.
Di akhir amanat, Agus kembali mengingatkan pentingnya komitmen bersama dalam menghadapi penerapan ISO, yang segera akan dikerjakan oleh seluruh unit di lingkungan UIN Gus Dur Pekalongan. Ia berharap semangat CINTA dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kualitas layanan yang lebih baik. “Semoga ini memotivasi kita semua,” pungkasnya.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Sri Lestari
Redaktur : Tim Kerja Humas

