Bertindak sebagai pembina apel, Dr. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag., menyampaikan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh pegawai, khususnya dalam hal ketepatan waktu kehadiran dan tanggung jawab kerja. Hal tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut arahan dari Kementerian Agama RI yang menekankan pentingnya evaluasi kedisiplinan pasca libur panjang.
Dalam amanatnya, Dr. Hasan mengajak seluruh pegawai untuk memulai kembali aktivitas kerja dengan semangat baru setelah libur Idulfitri. “Setelah Lebaran, libur, dan kebijakan work from anywhere (WFA), mari kita memulai dengan lembaran baru. Ini saat yang tepat untuk membuka lembaran baru, meningkatkan kedisiplinan dan memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kekurangan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa bagi pegawai yang masih memiliki catatan terkait kedisiplinan, akan dilakukan pembinaan secara berkelanjutan guna meningkatkan semangat dan tanggung jawab dalam bekerja.

Selain itu, Dr. Hasan turut menyampaikan terkait kebijakan work from home (WFH) yang menjadi perhatian pemerintah. Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut di tingkat institusi sebelum diterapkan. “Jika nantinya diberlakukan sistem piket atau WFH, maka setiap pegawai harus tetap menjalankan tugas secara maksimal. Perlu dipahami bahwa WFH adalah bekerja dari rumah, bukan berarti libur,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan peran penting para pimpinan unit kerja dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja pegawai. Atasan diminta untuk aktif mengontrol kehadiran serta memastikan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik, meskipun dalam skema kerja yang fleksibel.
Dengan berlangsungnya apel rutin ini, diharapkan seluruh pegawai UIN Gus Dur Pekalongan dapat semakin meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan etos kerja, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
Penulis : Sri lestari
Editor : Anik Maghfiroh
Redaktur : Tim Kerja Humas

