Accessibility Tools

Humas

Humas

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pekalongan - Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) belajar bersama mahasiswa UGM dan University of Agder Norwegia guna tingkatkan skill riset. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara mahasiswa program studi antropologi Universitas Gadjah Mada dengan University of Agder Norwegia yang berlangsung sejak 4 Januari hingga 2 Febuari 2024.

Jakarta - Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) menggelar kegiatan sosialisasi untuk jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) dan jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) tahun 2024.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdani saat membuka kegiatan ini menekankan bahwa aspek kualitas harus menjadi tolok ukur utama dalam seleksi SPAN dan UM PTKIN. Menurutnya, memiliki mahasiswa dan lulusan yang berkualitas, berdampak langsung terhadap mutu dan daya saing PTKIN.

"Sehingga pada gilirannya mampu mendongkrak PTKIN menjadi destinasi utama untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi," ujar Ramdhani di Jakarta, Jum'at (16/02/2024).

Sementara itu Direktur Diktis, Ahmad Zainul Hamdi berpesan kepada seluruh panitia PMB PTKIN untuk bekerja secara profesional serta mengajak seluruh kepala bidang pendidikan madrasah dan pondok pesantren untuk bersama-sama bertanggung jawab dalam mensukseskan pelaksanaan SPAN-UMPTKIN, karena sejatinya ini merupakan tanggung jawab bersama di Kementerian Agama.

Nyayu Khadijah selaku ketua panitia sekaligus Rektor UIN Raden Fatah Palembang mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah pendaftar SPAN-UMPTKIN tahun 2024.

"Keterlibatan kepala bidang pendidikan madrasah dan pondok pesantren dalam kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membantu panitia dalam mensosialisasikan SPAN-UMPTKIN, khususnya di kalangan siswa madrasah dan santri pondok pesantren di seluruh Indonesia," ungkap Nyayu.

Pendapat serupa juga diutarakan oleh Masnun selaku Ketua Forum Rektor PTKN yang menuturkan bahwa kolaborasi antara PTKIN dan Kantor Wilayah Kementerian Agama menjadi penting untuk mensukseskan SPAN-UMPTKIN. 

"Sinergitas kita semua akan menjadikan PTKIN sebagai kampus utama bagi siswa madrasah dan santri di pesantren se Indonesia".

Untuk diketahui, saat ini proses SPAN-PTKIN telah memasuki tahap pendaftaran siswa yang dibuka hingga tanggal 15 Maret 2024. Informasi lebih lengkap mengenai tatacara pendaftaran SPAN-UMPTKIN Tahun 2024 dapat diakses melalui website ptkin.ac.id dan media sosial span_um ptkin.

Turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 16-18 Februari 2024 ini, Direktur Pendidikan Tinggi Keagaaman Islam (PTKI) Kementerian Agama RI Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., Ketua Forum Rektor PTKN Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, M.Ag, Ketua Panitia PMB PTKIN Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si, Bendahara PMB PTKIN Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag, Kepala Bidang Pondok Pesantren dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di seluruh di Indonesia.

(Humas Kemenag)

Pekalongan (12/02) - Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan selenggarakan Studium General semester genap tahun 2023/2024 pada Senin, 12 Februari 2024 bertempat di Aula Gedung FUAD lantai 2 Kampus II UIN Gus Dur Pekalongan, Kajen.

Pekalongan - Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama (Wakil Rektor III) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur), Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag., melakukan koordinasi dengan para Pembina Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Universitas Selasa (6/2/2024). Kordinasi ini berlangsung di Gedung Perkuliahan Terpadu Lantai 3 Kampus 2, Kajen.

Pada kegitan ini, Prof. Muhlisin menyampaikan materi tentang kebirokrasian organisasi kemahasiswaan dan pengetahuan tentang Moderasi Beragama. Adapun beberapa arahan yang disampaikan oleh Prof. Muhlisin yaitu:

Pertama, Prof. Muhlisin berpesan kepada para Pembina untuk mengendalikan ormawanya agar tidak berlebihan dalam menyikapi masa-masa politik saat ini. “Pemilihan Umum hanya sebagai media untuk kehidupan berdemokrasi sehingga bila ada potensi gerakan dari UKM/UKK meniru gerakan seperti dari luar harap dikomunikasikan dengan baik,” jelas Prof.Muhlisin. Prof. Muhlisin mengatakan, para pembina harus fokus pada pembinaan kerja Ormawa sesuai dengan arahan akademik dan kemahasiswaan. Menurutnya tahun ini setiap Ormawa masih memperoleh anggaran yang sama dengan tahun sebelumnya dengan catatan Pembina mengoreksi  programnya  agar di sesuaikan dengan visi misi UIN menuju unggul. “Pastikan programnya berbasis prestasi dan event-event lomba tingkat nasional dan internasional bisa di tracking agar bisa  diikuti,” tegasnya.

Kedua, Pembina perlu menyampaikan isu nasional tentang Moderasi Beragama. “Mereka dapat  mengarahkan kepada Ormawanya agar jangan terlalu berhaluan ke kanan atau berhaluan kekiri. Sebab Islam telah mengajarkan cara beragama yang moderat, yakni bersikap ‘ditengah-tengah’ tidak mudah menyalahkan atau mengkafirkan orang lain,” tutur Prof.Muhlisin. Jika ada organisasi lain ingin bekerja sama agar melihat aspek-aspek moderasi beragama agar tidak terjebak dalam pusaran politik identitas. Selain itu kegiatan-kegiatan Ormawa diarahkan agar di kampus saja karena ruang yang ada di kampus cukup untuk kegiatan Ormawa, kecuali jika ada kegiatan berhubungan dengan bakti sosial masyarakat. 

Ketiga, guna memenuhi kampus UIN Gus Dur unggul, kegiatan organisasi kemahasiswaan harus fokus mengarah ke bakatnya, karir organisasi dan pengembangan kompetensi UKM atau UKK. “Mereka juga harus tertib mengirimkan laporan kegiatannya secara rutin, selalu meng-update berita pada website-nya masing-masing. Kepada para Pembina UKM/UKK juga diarahkan membuat karya ilmiah sesuai kompetensi UKM/UKK nya berskala nasional, regional  maupun internasional,” imbuhnya.

Prof. Muhlisin juga menyampaikan kabar gembira bahwa di tahun ini seluruh Ormawa UIN Gus Dur mulai menempati gedung baru di Graha Gedung Student Centre. Prof. Muhlisin mengingatkan untuk menggunakan gedung dengan baik, menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama. “Terkait transisi perpindahan aset Ormawa ke gedung baru silahkan berkomunikasi dengan pengelola Akademik dan Kemahasiswaan kampus UIN Gus Dur,” pungkasnya.


Penulis   : Izza

Editor     : Baryachi

 

                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…