Accessibility Tools

Beasiswa Tahfidz UIN Gus Dur 2025 Sangat Kompetitif

05 November 2025

Pekalongan (04/11) - Program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an di Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) menjadi salah satu program yang paling diminati oleh mahasiswa. Beasiswa ini diperuntukkan bagi para penghafal Al-Qur’an dengan tingkatan hafalan berbeda, mulai dari 5 juz hingga 30 juz.

Dari total sekitar 2.500 mahasiswa baru, tercatat 81 mahasiswa mendaftar program beasiswa ini. Rinciannya, 25 mahasiswa mendaftar kategori 30 juz, 12 mahasiswa kategori 10 juz, dan 44 mahasiswa kategori 5 juz. Jumlah pendaftar yang cukup besar ini menjadikan persaingan beasiswa tahfidz tahun 2025 sangat kompetitif.

Kuota penerima beasiswa terbatas, yakni 7 penerima untuk 30 juz, 5 penerima untuk 20 juz, 7 penerima untuk 10 juz, dan 10 penerima untuk 5 juz.

Penerima beasiswa 30 juz berhak menerima bantuan hingga semester delapan dengan nominal Rp6.000.000 per semester, sedangkan penerima beasiswa 20, 10, dan 5 juz mendapat bantuan satu semester dengan nominal berturut-turut Rp4.500.000, Rp3.500.000, dan Rp2.000.000.

Seleksi beasiswa dilaksanakan oleh Ma’had al-Jami’ah UIN Gus Dur melalui uji kemampuan tahfidz dan wawancara yang ketat. Tim seleksi menilai langsung kelayakan hafalan peserta agar hasilnya objektif.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., turut memberikan apresiasi kepada tim AKMA dan Ma’had al-Jami’ah atas kerja keras mereka dalam mendampingi proses seleksi beasiswa tahfidz. “Atas nama pimpinan universitas, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim dan selamat kepada para penerima beasiswa. Bagi yang belum mendapat kesempatan, jangan berkecil hati, masih banyak peluang lain untuk berprestasi,” ungkapnya.

Sementara, Kyai Abdul Mufid, salah satu anggota tim seleksi Ma’had al-Jami’ah, menegaskan bahwa proses wawancara dilakukan secara profesional dan transparan.

“Proses wawancara dalam seleksi beasiswa tahfidz sangat kompetitif. Ada sekitar 81 peserta, semuanya memiliki kemampuan dan potensi. Namun kami tetap mengedepankan objektivitas dalam penilaian. Selamat bagi yang lolos, dan tetap semangat bagi yang belum mendapat kesempatan,” ujarnya.

Program beasiswa tahfidz ini menjadi bentuk apresiasi UIN Gus Dur kepada mahasiswa penghafal Al-Qur’an, sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan hafalan dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an.


Penulis      : Abdul Azim

Editor       : Baryachi

Redaktu    : Tim Kerja Humas

                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…