Accessibility Tools

Print this page

Bekali Softskill Lulusan, UIN Gus Dur Hadirkan Direktur SAS Centre Indonesia dalam Workshop Karir

11 December 2025

Pekalongan (11/12) - Menjelang pelaksanaan Wisuda Magister ke-25 dan Sarjana ke-53, UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan menggelar Workshop Persiapan Kerja pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pembekalan bagi ratusan calon wisudawan agar siap menghadapi persaingan dunia kerja dan membangun karier di masa depan.

Workshop menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Sasmiati Satya Widyastuti, S.H., Direktur SAS Centre Indonesia, serta Direktur Career Development Center (CDC) UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Siti Mumun Muniroh, S.Psi., M.A.

Dalam pemaparannya, Sasmiati menegaskan bahwa lulusan sarjana harus mempersiapkan lebih dari sekadar ijazah.

“Lulus sebagai sarjana, ijazah saja tidak cukup untuk menjawab tantangan ke depan. Dibutuhkan skill maupun keterampilan di bidang tertentu yang akan kita bidik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, kemampuan menulis CV yang efektif, dan kesadaran akan potensi diri. Menurutnya, peningkatan kapasitas diri harus dimulai dari pemahaman dan penerimaan diri sendiri.

“Peningkatan kapasitas diri itu penting, namun lebih penting lagi kita memahami diri sendiri. Mencintai serta memahami diri sendiri akan membuat kita semakin terarah dalam mengasah dan mengembangkan keterampilan,” tambahnya.

Dalam sesi ini, Sasmiati juga memberikan tips membuat CV, mulai dari penyusunan yang singkat dan menarik, memuat pendidikan, capaian (prestasi dan pelatihan), hingga portofolio yang relevan. Ia mengingatkan bahwa media sosial kini berperan sebagai wadah personal branding.

Selain itu, ia menyoroti bahwa tulisan tangan, tanda tangan, dan foto diri dapat mencerminkan karakter seseorang, sehingga perlu disajikan dengan baik. Peserta juga diajak melakukan sesi praktik dan simulasi wawancara, termasuk bagaimana menjawab pertanyaan dengan tepat dan menunjukkan kemampuan verbal yang baik.

Sebagai pemateri kedua, Dr. Siti Mumun Muniroh mengingatkan para calon wisudawan untuk segera menentukan arah karier mereka.

“Ketika kita sudah lulus, arahnya harus kita tentukan mulai sekarang. Ada tiga pilihan setelah lulus: bekerja, berwirausaha, atau studi lanjut. Kesuksesan bukan siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang konsisten melangkah,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa kesuksesan dibangun dari hal-hal kecil yang dilatih dan dibiasakan. Selain itu, wawasan tentang peluang karier dapat diperoleh dari berbagai sumber, termasuk Instagram CDC UIN Gus Dur Pekalongan yang aktif membagikan informasi lowongan, pelatihan, dan peluang magang.

“Ketika pesaing banyak, yang perlu kita lakukan adalah merefleksikan diri. Lihat kekurangan dan kelebihan kita, lalu tingkatkan apa yang masih kurang,” tegasnya.

Dr. Mumun turut mendorong mahasiswa untuk memperbanyak pengalaman melalui magang, mengikuti organisasi, serta membangun personal branding sebagai modal penting bersaing di dunia kerja.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, CDC UIN Gus Dur Pekalongan juga mengumumkan rencana penyelenggaraan Job Fair bagi para alumni. Kegiatan tersebut disiapkan untuk mempertemukan lulusan dengan berbagai perusahaan dan instansi mitra guna memperluas peluang kerja.

Workshop ini menjadi langkah strategis UIN Gus Dur Pekalongan dalam memastikan lulusan memiliki kesiapan mental, keterampilan, dan strategi untuk memasuki dunia profesional secara percaya diri dan kompetitif.


Penulis        : Anik Maghfiroh

Editor         : Sri Lestari

Redaktur     : Tim Kerja Humas

 

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…