Acara berlangsung meriah dengan kehadiran jajaran pimpinan universitas serta tamu undangan dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Pekalongan, yang turut memberikan dukungan dalam penguatan kompetensi lulusan menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.
Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., secara resmi membuka kegiatan workshop. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada para calon wisudawan yang telah melewati proses panjang selama menempuh pendidikan.
“Selamat kepada mahasiswa yang telah berada di tangga terakhir di kampus UIN Gus Dur Pekalongan, yakni telah menyelesaikan studi dan sebentar lagi akan diwisuda. Ini membuktikan diri anda mampu melampaui segala tantangan ketika menempuh studi sebagai mahasiswa,” ujarnya.
Namun demikian, beliau menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh tantangan.
“Selesai ini bukan benar-benar selesai, melainkan justru menjadi babak baru bagi Anda. Ijazah tidak menjadi jaminan utama, tetapi softskill harus dimiliki seperti yang dibutuhkan perusahaan, industri, dan dunia wirausaha. Tema acara ini mengingatkan bahwa kita harus bangkit, keluar dari zona nyaman, lalu membangun dan merambah kemampuan lain. Sebagai alumni, tetap jagalah nama baik almamater tercinta,” pesannya.

Direktur Career Development Center (CDC) UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Siti Mumun Muniroh, S.Psi., M.A., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen universitas dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.
“Acara workshop ini merupakan agenda sebagai komitmen untuk membekali para wisudawan menyambut masa depan. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat. Indikator orang memiliki ilmu yang bermanfaat adalah akhlaknya yang semakin baik dan masa depan yang semakin cerah,” tuturnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa gelar yang akan disandang para wisudawan membawa tanggung jawab akademik dan moral.
“Mulai besok para wisudawan akan menyandang gelar sebagai sarjana, artinya seseorang yang memiliki daya intelektual. Dari ranah alumni, ke depan kita akan tetap terhubung dalam Ikatan Alumni (ILUIN) sebagai ajang berjejaring, berdiskusi, serta membahas berbagai hal seperti karir dan lainnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, para calon wisudawan mendapatkan wawasan dan pembekalan mengenai dunia kerja, pengembangan karir, kewirausahaan, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di era kompetitif saat ini. Sinergi antara kampus, dunia usaha seperti IWAPI, dan lembaga pengembangan karir menjadi bentuk nyata kesiapan UIN Gus Dur dalam menghadapi tantangan global.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh calon wisudawan mampu menjadi lulusan berdaya saing, berakhlak, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Sri Lestari
Redaktur : Tim Kerja Humas

