Direktur CDC UIN Gus Dur, Dr. Hj. Siti Mumun Muniroh, S. Psi. M.A., menjelaskan bahwa CDC merupakan unit di UIN Gus Dur yang bekerja untuk mengoptimalkan karir mahasiswa dan alumni. Diresmikan pada tanggal 18 Januari 2022 selanjutnya dipaparkan visi misi dan program kerja dari CDC Uin Gus Dur yang meliputi konsultasi karir, entrepreneur expo, workshop persiapan kerja, talent mapping, training entrepreneur, training soft skill, campus hiring, dan lainnya.
“CDC ini difokuskan agar mahasiswa lebih mempersiapkan jenjang karir kedepanya dan memberikan motivasi semangat baru,” ungkap Siti Mumun Muniroh.
Selanjutnya Ningsih Fadhilah, M. Pd., selaku Kepala Pusat Studi Gender & Anak (PSGA) dalam paparanya menyebutkan PSGA adalah salah satu pusat lembaga dibawah LP2M yang memiliki tugas serta fungsi terkait kesetaraan gender dan kekerasan seksual yang tujuanya responsif gender dan zero tolerance terhadap kekerasan berbasis gender dan anak.
“PSGA membuka akses untuk siapapun tanpa adanya deskriminasi perbedaan, demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Sebanyak 87% perempuan menjadi korban dan 13% laki-laki yang juga menjadi korban kekerasan seksual. Fakta menarik kampus itu menduduki peringkat ke-3 setelah jalanan dan trasnposrtasi yang menjadi tempat yang sangat potensial terlebih relasi kuasa yang mendukung,” ujar Ningsih Fadhilah.
Sementara Kepala Ma’had Aljamiah UIN Gus Dur, Abdul Aziz, M. Ag., menjelaskan UIN Gus Dur Pekalongan adalah perguruan tinggi keagamaan islam negeri yang berada di tengah-tengah hiruk pikuk aktifitas warga karesidenan Pekalongan yang terkenal sebagai kaum santri. Oleh karena itu lulusan yang dihasilkan harus mempunyai distingsi khusus di bidang ilmu-ilmu keislaman, dari kompetensi yang paling dasar yaitu dirasah tahsinul qur'an, dirasah tahfidzul qur'an, dirasah kitab turats dan praktikum ibadah tilawah, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada lembaga, hal tersebut dilakukan agar para lulusan yang dihasilkan oleh UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan benar-benar dapat terserap secara baik oleh semua lapisan masyarakat.
“Maka dari sinilah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan memberikan mandat kepada Ma'had al-Jami'ah sebagai unit pelaksana pembinaan dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman. Beberapa program dari Ma’had Aljamiah yang meliputi program pondok pesantren mitra, program daerah, program praktikum ibadah dan tilawah, dan program mahasiswa cendekia,” ujar Abdul Aziz.
Wilda Yulia Rusyida, M.Sc., selaku Kepala Pusat Admisi menyampaikan ada berbagai jalur masuk di UIN Gus Dur. Ia juga menambahkan agar para mahasiswa tidak risau karena di UIN Gus Dur banyak beasiswa seperti KIP, beasiswa kajian keislaman, BI, baznas, tahfidz, dan lainnya.
“Jangan lupa ajak adek-adek tingkat disekolah asal kalian agar bisa menggunakan jas almamater UIN Gus Dur juga,” ungkap Wilda Yulia.
Materi dari UPB UIN Gus Dur dipaparkan oleh Faliqul Isbah, M.Pd., ia menuturkan UPB memiliki berbagai program dalam pengembangan kebahasaan terutama bahasa asing. UPB juga akan menyediakan fasilitas untuk mahasiswa asing terkait pengembangan bahasa indonesianya.
“Semua mahasiswa semester awal wajib mengikuti program bahasa arab intensif, yang kelulusannya akan menjadi syarat mengkitu test toefl/toafl”, tuturnya.
Sebagai tambahan informasi bahwa segala pengumuman program UPB akan diumumkan di website dan di akun media sosial resmi milik UPB.
Kontributor : Viola Tajzahra Mafien
Editor : Anik Maghfiroh

