Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif dalam merancang karier, mulai dari mengenali potensi diri hingga membangun kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Direktur Career Development Center (CDC) UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Siti Mumun Muniroh, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Coaching 3C menjadi salah satu upaya strategis CDC dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia profesional.
“Mahasiswa perlu memiliki kejelasan arah (clarity), kompetensi yang mumpuni (competency), serta kepercayaan diri (confidence) agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat lebih mengenal potensi dirinya dan mampu merancang langkah karier secara matang,” ujarnya.

Sementara itu, Sanday Jamaludin, M.Pd. dalam pemaparannya mengangkat tema “Clarity in unity for a better career”. Ia mengajak peserta untuk menggali kesadaran diri sebagai fondasi utama dalam menentukan arah karir.
“Seberapa dalam kita mengenali passion, skills, dan values yang dimiliki akan sangat menentukan keberhasilan karier kita di masa depan. Banyak orang bekerja tanpa benar-benar memahami dirinya, sehingga sulit berkembang secara optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara minat, kemampuan, dan nilai-nilai pribadi dalam memilih dan mengembangkan karir. Dengan memahami tiga aspek tersebut secara mendalam, individu akan lebih mudah menemukan jalan karier yang tepat sekaligus membangun kepercayaan diri yang kuat.
Pada sesi berikutnya, pemateri dari praktisi industri, Muflikha Sabila, S.Psi., M.Psi., selaku Human Resource Manager Hotel Howard Johnson Pekalongan, turut memberikan perspektif dunia kerja secara langsung. Ia menyampaikan pentingnya kesiapan mental dan sikap profesional dalam menghadapi proses rekrutmen maupun saat sudah terjun di dunia kerja.
“Perusahaan saat ini tidak hanya mencari kandidat yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga attitude, kemampuan komunikasi, serta kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi. Kepercayaan diri harus dibangun sejak dini, namun tetap diiringi dengan kompetensi yang relevan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman organisasi, magang, serta kemampuan membangun jejaring (networking) menjadi nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Kegiatan Coaching 3C ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman. Diharapkan, melalui kegiatan ini, mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan dapat memiliki bekal yang lebih matang dalam menghadapi dunia kerja serta mampu menjadi lulusan yang adaptif, kompeten, dan percaya diri.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Serin Himatus Soraya
Redaktur : Tim Kerja Humas

