Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., menyampaikan bahwa pembukaan prodi tersebut merupakan bentuk respon kampus terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Program Studi Teknik Industri saat ini sangat diperlukan untuk melahirkan generasi dengan daya saing tinggi di pasar kerja global dan memiliki jiwa technopreneur. Begitu juga dengan Prodi Gizi diharapkan akan mencetak tenaga ahli gizi yang mampu memberikan pelayanan di bidang kesehatan dan merancang program gizi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Saat ini kita dihadapkan pada tantangan global, di mana kompetensi lulusan harus semakin luas dan adaptif. Oleh karena itu, UIN Gus Dur Pekalongan mempersiapkan diri untuk membuka Prodi Teknik Industri dan Prodi Gizi," tegas Prof. Zaenal
Pembukaan kedua prodi baru di UIN Gus Dur ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi. Izin pembukaan Program Studi Teknik Industri terbit sejak 15 Mei 2025, sementara Prodi Gizi terbit pada 11 Juni 2025.
Disampaikan saat rapat di meeting room lantai 3 Gedung Perkuliahan Terpadu (Jumat, 13 Juni 2025), Prof. Zaenal berharap untuk kedua prodi baru ini akan bisa menerima mahasiswa baru awal semester 2025 ini.
Senada dengan Prof. Zaenal, Plt Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Nur Kholis, M.A., mengatakan kedua prodi baru di UIN Gus Dur sudah siap terima mahasiswa baru tahun ini. “Oleh karena itu sarana dan prasarana harus segera dipersiapkan, imbuhnya.
Pedaftaran Prodi Teknik Industri dan Prodi Gizi bisa melalui jalur mandiri sumo (on site) dibuka dari tanggal 2 Juni - 11 Juli 2025, mandiri portofolio SNBT mulai 2 Juni - 30 Juni 2025, mandiri portofolio nasional mulai dibuka 18 Juli 2025 hingga 31 Juli 2025.
Dengan langkah strategis ini, UIN Gus Dur Pekalongan optimis dapat terus memperluas kontribusi dalam pembangunan bangsa, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Penulis : Baryachi
Editor : Serin Himatus Soraya

