Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. H. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag., membuka langsung kegiatan lokakarya ini. Menurutnya kegiatan yang diikuti oleh pegawai yang membidangi perencaan dan keuangan ini diperlukan guna mengecas semangat untuk memotivasi kerja.
"Dengan forum ini teman-teman bisa saling mengenal lebih jauh satu sama lain untuk membangun komunikasi yang lebih baik, lebih dekat, sehingga jika ada permintaan data bisa saling cepat menanggapi," ungkapnya.
Dr. Hasan menuturkan, perencanaan ini bukan bidang sepele, tetapi menentukan kemajuan kampus. "Mengintegrasikan antara visi misi dan IKU UIN, ini harus disinkronkan semua," tegasnya.

Perencanaan bukan tugas yang ringan, Dr. Hasan menekankan evaluasi dan monitoring nanti rekan-rekan yang membidangi perencanaan yang berperan dan mengecek. "Saya berharap bisa buat laporan capaian 3 bulan sekali, supaya memudahkan. Sehingga yang di pusat bisa lebih mudah dalam menyusun dokumen, peran fakultas dan unit sangat diperlukan. InsyaAllah dengan kegiatan ini akan lebih betsinergi, kampus kita akan lebih baik," pungkaskan.
Tugas dari bidang perencanaan dan monitoring ini bagian jantung bukan hanya administrasi tetapi sangat menentukan arah perguruan tinggi kita, sehingga perlu mengembangkan diri.
Sementara, Plt. Kepala Biro UAPK, H. Muhtar Ali Ahmadi, S. Ag melaporkan kegiatan ini diikuti 45 peserta yang mewakili para perencana dan sdm memonitoring pelaksana anggaran di Fakultas dan unit kerja di UIN.
"Hari ini kita dikumpulkan di suatu tempat untuk bekerja untuk menyampaikan ide-ide terkait perencanaan," turur Muhtar.
Ia menuturkan di sela-sela kegiatan ini bisa menikmati dengan suasana kekeluargaan dan diharapkan memberikan spirit kerja terbaik untuk kampus kita.
"Mudah-mudahan momentum 3 hari kedepan bisa dimanfaatkan untuk merefresh persiapan dan menyonsong tahun 2026 dengana semangat baru," ujarnya. Muhtar berharap program-program tahun 2026 akan lebih baik lagi implementasinya.

Setelah sesi pembukaan peserta lokakarya dibekali dengan materi stress manajemen dengan menghadirkan Trainer & Fasilitator Outbound, Fahim Azim Z, C.NLP, NCA. Ia menjelaskan, emosi negatif akan menular. Dalam sesi ini disajikan juga game manarik terkait tema manajemen stress.
"Banyak yang tidak sadar menyimpan stres, trauma itu berpengaruh terhadap kinerja," jelasnya.
Fahim mengungkapkan, tantangan baru merupakan salah satu penyebab stress. Fisik kita lebih banyak dipengaruhi faktor emosi dan fikiran. Pada sesi ini peserta juga diajak belajar teknik melepaskan emosi.
Dalam kondisi bahagia pekerjaan akan lebih produktif karena energi berlipat. "Sebelum tidur mari kita dalam kondisi memory bersih, diniatkan secara sengaja memaafkan kesalahan orang, supaya tubuh kita tidak bawa memori negatif. Bangun tidur lebih awal supaya tubuh bisa mempersiapkan diri," imbuhnya.
Dalam bekerja, jika hati dan fikiran selaras maka akan bahagia, tenang, nyaman dan semangat.
Penulis : Baryachi
Editor : Sri Lestari
Redaktur : Tim Kerja Humas

