Accessibility Tools

Print this page

Langkah Pengabdian Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan di Program Dai 3T Nasional

18 February 2026

Semarang (16/11) – Tiga mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui partisipasi aktif dalam Program Pengiriman Dai 3T Nasional dan Wilayah Khusus Tahun 2026. Program strategis ini merupakan inisiatif dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat layanan keagamaan di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, (3T), serta daerah dengan karakteristik khusus di Indonesia.

Mahasiswa yang terpilih dalam program tersebut adalah Najah Farahulhusna (Mahasiswa S2 MHKI), Aulya Hanifatul Ummah (Mahasiswa S1 KPI), dan Muhammad Ilham Riyadi (Mahasiswa S1 KPI). Keterlibatan mereka mencerminkan kualitas akademik sekaligus komitmen pengabdian mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam menjawab kebutuhan umat dan masyarakat secara lebih luas.

Program Pengiriman Dai 3T Nasional dan Wilayah Khusus Tahun 2026 dirancang sebagai bentuk penguatan moderasi beragama, literasi keislaman, serta pendampingan sosial-keagamaan di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan pembinaan keagamaan. Para dai yang terpilih diharapkan mampu menjadi agen transformasi sosial yang adaptif, kontekstual, dan responsif terhadap dinamika masyarakat setempat.

Partisipasi mahasiswa dalam program nasional ini juga menunjukkan sinergi antara institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam dengan pemerintah dalam membangun kualitas kehidupan beragama di Indonesia. Melalui integrasi antara kompetensi akademik dan praktik lapangan, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengembangkan kapasitas kepemimpinan, komunikasi, serta pemberdayaan masyarakat.

Secara institusional, capaian ini menjadi indikator positif atas keberhasilan proses pembinaan akademik dan penguatan karakter di lingkungan kampus. UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan terus mendorong mahasiswanya untuk berkontribusi secara nyata dalam ruang-ruang pengabdian, baik pada level lokal maupun nasional.

Dengan terpilihnya ketiga mahasiswa tersebut, diharapkan kehadiran mereka di wilayah penugasan dapat memberikan dampak konstruktif, memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat, serta mempererat harmoni sosial di tengah masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan keagamaan dan kebangsaan.


Kontributor        : Abdul Adzim

Editor                    : Anik Maghfiroh

Redaktur             : Tim Kerja Humas

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…