Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Gus Dur beserta segenap sivitas akademika, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan, mulai dari Ketua DPRD, Asisten Bupati, Kapolres, perwakilan PC NU Kabupaten Pekalongan, PC NU Kota Pekalongan, PD Muhammadiyah Pekalongan, serta masyarakat desa di sekitar wilayah kampus.
Kehadiran Dr. (H.C) Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dalam rangkaian Safari Sahur Ramadan 2026 menjadi momentum refleksi bersama atas berbagai persoalan kebangsaan. Dikenal konsisten selama lebih dari dua dekade menggelar sahur kebangsaan lintas daerah, tahun ini UIN Gus Dur Pekalongan menjadi titik ketiga dari rangkaian kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Gus Dur Pekalongan menyampaikan rasa kagum dan apresiasi kepada Sinta Nuriyah atas dedikasinya yang telah lebih dari 20 tahun istiqamah menyelenggarakan sahur kebangsaan sebagai ruang silaturahmi, refleksi, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
Rektor juga mengenang momen akhir tahun 2021 saat pandemi Covid-19, ketika dirinya bersama dua orang lainnya bersilaturahmi untuk memohon restu agar nama K.H. Abdurrahman Wahid disematkan dalam nama kampus. “Alhamdulillah, kami mendapatkan keberkahan itu. Hari ini UIN Gus Dur telah berkembang pesat dengan jumlah mahasiswa mencapai 13 ribu,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kampus yang membawa nama Abdurrahman Wahid atau Gus Dur harus menjadi representasi nilai-nilai yang beliau perjuangkan. “Kita memiliki hak yang sama dan kesempatan berkembang yang sama. Equalitas, kesamaan, tidak boleh dibeda-bedakan sebagaimana yang digagas Gus Dur,” tegas Rektor.
Menurutnya, kegiatan sahur bersama ini menjadi momen refleksi yang sangat bermakna, terlebih dilaksanakan pada sepertiga malam, waktu yang diyakini sebagai saat mustajab untuk berdoa. Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan bersama dapat membawa keberkahan bagi kampus dan bangsa.
“Semoga UIN Gus Dur dapat terus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dan bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan sahur berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, dan sarat pesan kebangsaan, memperkuat komitmen bersama untuk menjaga nilai kemanusiaan, persatuan, serta demokrasi di tengah berbagai tantangan zaman.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Baryachi
Redaktur : Tim Kerja Humas

