Kegiatan hari ini diikuti oleh 1.575 mahasiswa PPG yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia. Pengukuhan ini menjadi penanda resmi bagi para peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan dinyatakan lulus sebagai guru profesional. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Dalam sambutannya, rektor UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M. Ag., mengucapkan selamat kepada para mahasiswa PPG yang dikukuhkan hari ini.
“Selamat kepada Saudara-saudara yang hari ini resmi dikukuhkan sebagai guru profesional. Dari data yang ada, sebanyak 1.780 mahasiswa PPG ini telah mengabdi sebagai guru rata-rata minimal delapan tahun. Ini merupakan bukti ketekunan, kesabaran, dan dedikasi dalam dunia pendidikan,” ucap Rektor.

Lebih lanjut beliau berpesan kepada para guru profesional untuk menjadi guru yang senantiasa belajar sepanjang hayat.
“Saudara-saudara harus menjadi guru yang inspiratif, kreatif, dan inovatif yaitu guru yang mampu memotivasi siswa untuk terus belajar dan berkembang serta guru yang tidak pernah berhenti belajar, senantiasa beradaptasi, dan menjadikan pembelajaran sebagai proses sepanjang hayat,” terang beliau.
Tema yang diangkat pada pengukuhan Batch III Tahun 2025 ini mencerminkan komitmen LPTK UIN Gus Dur dalam menyiapkan guru-guru yang visioner, inovatif, dan berorientasi masa depan. Pembelajaran bermakna dipandang sebagai proses yang mampu menghubungkan pengetahuan dengan konteks kehidupan nyata peserta didik, sehingga pendidikan benar-benar memberi dampak jangka panjang.
Senada dengan tema, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prof. Dr. Muhlisin, M. Ag., dalam sambutannya juga berpesan kepada para guru profesional untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Di tengah arus globalisasi yang kian kuat, peran guru menjadi sangat strategis sebagai penjaga nilai-nilai kemanusiaan. Guru dituntut untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perubahan zaman, namun tidak kehilangan jati diri, nilai keteladanan, keikhlasan, dan komitmen,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, UIN Gus Dur meneguhkan perannya sebagai lembaga pencetak tenaga pendidik profesional yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan. Para guru yang dikukuhkan diharapkan dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan profesi di satuan pendidikan masing-masing, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan nasional.
Acara pengukuhan ditutup dengan doa dan ungkapan harapan agar para guru profesional Batch III Tahun 2025 senantiasa menjaga integritas, dedikasi, serta semangat belajar sepanjang hayat dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.
Penulis : Serin Himatus Soraya
Editor : Sri Lestari
Redaktur : Tim Kerja Humas

