Accessibility Tools

Pengukuhan Ormawa 2026, UIN Gus Dur Tekankan Sinergi dan Profesionalisme di Era Disruptif

09 February 2026

Pekalongan (09/02) – UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan melaksanakan Pengukuhan Pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Periode 2026 pada Senin (09/02/2026). Mengusung tema “Optimalisasi Peran Organisasi Kemahasiswaan yang Adaptif dan Responsif untuk Meningkatkan Prestasi di Era Disruptif”, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para pembina ormawa, serta seluruh pengurus ormawa yang baru dikukuhkan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama (WR III), Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada para ketua dan pengurus ormawa periode 2025 yang telah menuntaskan amanah kepemimpinan dengan baik.

“Terima kasih atas atensi, kerja sama, dan komitmennya. Terutama kepada para pengurus ormawa atas kerja-kerja yang cerdas, rapi, dan berprestasi. Terima kasih,” ungkapnya.

Prof. Shinta juga menyampaikan pesan kepada para pembina dan pengurus ormawa periode 2026 agar mampu menjaga komitmen dan meningkatkan sinergi. Ia berharap para pembina dapat terus mengawal dan mengoordinasikan jalannya program kerja ormawa, sehingga setiap kegiatan berjalan sesuai arah dan regulasi yang berlaku.

Kepada pengurus UKM maupun UKK, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi untuk melahirkan prestasi yang membanggakan serta berkontribusi dalam memajukan kampus. Selain itu, ia mengingatkan agar mahasiswa tetap taat pada regulasi dan mampu mengelola waktu secara bijak antara tanggung jawab akademik dan organisasi.

Pengukuhan secara langsung dilakukan oleh Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. Dalam arahannya, Prof. Zaenal menegaskan kembali tujuan dan fungsi strategis organisasi kemahasiswaan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) berperan sebagai pelaksana dan penanggung jawab kegiatan kemahasiswaan sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pihak rektorat dan mahasiswa. “Kelola organisasi dengan baik dan profesional. Gunakan waktu dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Sementara itu, Senat Mahasiswa (SEMA) menjalankan fungsi pengawasan, baik dalam aspek anggaran maupun dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa. Ia berharap DEMA dan SEMA dapat terus berkolaborasi dan bersinergi secara harmonis demi terciptanya tata kelola organisasi yang sehat dan akuntabel.

Rektor juga menekankan bahwa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) memiliki peran yang tidak kalah penting sebagai wadah pengembangan bakat dan minat mahasiswa sesuai dengan potensi masing-masing. Ia mendorong seluruh pengurus untuk memanfaatkan kesempatan berorganisasi sebagai ruang belajar kepemimpinan, manajemen, dan tanggung jawab.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait regulasi dan ruang lingkup pengelolaan organisasi oleh Kepala Bagian Umum, H. Muhtar Ali Ahmadi, S.Ag., serta Sekretaris Satuan Pengawas Internal, Agung Barok Pratama, M.H. Materi ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pengurus dalam menjalankan program kerja secara tertib administrasi dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya pengukuhan dan penguatan peran organisasi kemahasiswaan ini, diharapkan seluruh ormawa UIN Gus Dur Pekalongan mampu menjadi organisasi yang adaptif, responsif, dan profesional, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan prestasi mahasiswa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, sejalan dengan visi kampus yang unggul dan berdaya saing di era disruptif.


Penulis            : Sri Lestari

Editor              : Anik Maghfiroh

Redaktur         : Tim Kerja Humas

                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…