Perlombaan kaligrafi digital dilaksanakan sebelumnya pada Rabu (10/08/2022) di Gedung Perpustakaan UIN SGD. Peserta lomba diberikan waktu selama delapan jam untuk menyelesaikan pembuatan kaligrafi. Pada kaligrafi digital, tulisan dibuat memanfaatkan aplikasi melalui laptop, PC, atau tablet. Kaligrafi digital merupakan salah satu cabang lomba kaligrafi, tiga lainnya yaitu kaligrafi dekorasi, kaligrafi kontemporer, dan kaligrafi naskah.

Ditemui pasca penyerahan medali, Faishal menyebut tantangan dari kaligrafi digital adalah tingkat kesulitannya yang tinggi. Berbeda dengan kaligrafi lain yang ditulis pada media kertas, menulis kaligrafi melalui tablet membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Untuk mengatasi hal tersebut, Faishal mengatakan berlatih secara rutin sebagai pembiasaan menulis melalui tablet. “Saya haturkan terima kasih atas dukungan dan doa dari teman-teman kontingen, pembina kaligrafi Pak Sirojuddin dan Pak Sofa, dan seluruh tim official,” ungkap Faishal.
Dr. H. Muhlisin, M.Ag., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengucapkan selamat atas raihan emas pertama kontingen UIN Gusdur Pekalongan pada perhelatan Pesona I Bandung. Muhlisin menyampaikan, keberhasilan kontingen UIN Gusdur mendapatkan emas adalah berkat doa serta dukungan dari Rektor, para pimpinan, pembina, official, serta seluruh anggota kontingen. “Semoga prestasi ini dapat disusul oleh mata lomba lainnya,” ucap Muhlisin.
Reporter : Dimas Prasetya
Editor : Irfandi
Redaktur : Humas Bagian Umum