Serah terima ditandai dengan penandatangan berita acara dan penyerahan lima berkas bakal calon rektor yang sudah diverifikasi oleh panitia penjaringan Bakal Calon Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan periode 2025-2029. Adapun lima bakal calon rektor yang lolos tahap pemberkasan yaitu, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M. Ag, Prof. Dr.Hj. Susminingsih, M. Ag, Prof. Dr. H. Imam Kanafi, M. Ag, Prof. Dr. H. Maghfur, M. Ag dan Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag.
Sebelumnya Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Rektor Dr. H. AM. Muh. Hafidz Ma’shum, M. Ag menyerahkan berkas lima bakal calon rektor tersebut kepada rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Turut menyaksikan proses serah terima berkas bakal calon rektor adalah Ketua Senat, Dr. Amat Zuhri, M. Ag, Wakil Rektor II, Drs. Muslih, M.Pd, Ph.D serta seluruh Tim Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Dr. Hafidz selaku Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyampaikan terimakasih atas amanah yang diberikan untuk melaksanakan kegiatan yang sangat penting ini. Selanjutnya Hafidz melaporkan bahwa sampai saat ini proses penjaringan Bakal Calon Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan berjalan lancar dan sesuai jadwal. “Tahapan berikutnya adalah penilaian kualitatif kepada lima bakal calon rektor yang akan dilakukan oleh Senat pada tanggal 17-18 Desember mendatang”, tambah Hafidz.

Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M. Ag dalam sambutannya berharap agar proses penjaringan rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku, terlebih lima bakal calon rektor merupakan kader-kader terbaik UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
“Saya berharap semoga proses penjaringan Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan berjalan dengan lancar, karena bagi saya lima bakal calon rektor merupakan kader-kader terbaik UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan”, ujarnya. Rektor menambahkan bahwa pemilihan rektor adalah hal wajar sebagai cara mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Oleh karena itu hendaknya semua bakal calon rektor tetap meletakan kepentingan UIN di atas kepentingan pribadi maupun golongan sehingga siapapun yang menjadi rector nanti tetap akan membawa kemaslahatan bagi UIN KH. Abdurrahman Wahid.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Senat Dr. Amat Zuhri, M. Ag memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kelima bakal calon yang telah bersedia untuk bersama-sama melakukan darmabakti dengan mengikuti tahapan seleksi pemilihan rektor periode 2025-2029. “ Insya Allah Senat akan melakukan tahapan-tahapan ini secara adil, obyektif dan akuntabel”. Ujar Amat.
Selanjutnya, setelah selesai dilakukannya pertimbangan kualitatif yang akan dilaksanakan oleh Senat, lima berkas Bakal Calon Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan akan diserahkan ke Kementerian Agama RI di Jakarta pada tanggal 20 Desember 2024._(HUMAS)

