Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., dan Kepala MAN IC Pekalongan, Khoirul Anam, M.Pd.I, disaksikan oleh jajaran pimpinan dari kedua lembaga.
Dalam sambutannya, Prof. Zaenal menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara lembaga pendidikan tinggi Islam dan madrasah unggulan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia.
“UIN Gus Dur terus berkomitmen untuk memperluas jejaring kerja sama, khususnya dengan madrasah-madrasah unggulan seperti MAN Insan Cendekia Pekalongan. Kami mempunyai prodi baru yang kekinian, seperti prodi gizi dan teknik industri. Dan Insyaallah kedepan akan ada fakultas baru juga. Kalo ingin berimbang dalam Imtaq (Iman dan Taqwa) dan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), UIN Gus Dur Insyaallah tempat yang tepat,” ujar Prof. Zaenal.

Adapun perjanjian kerja sama kedua lembaga meliputi, program integrasi PPL dan KKN, implementasi program bidang bahasa arab dan bahasa inggris, serta kerja sama terkait penerimaan mahasiswa baru UIN Gus Dur Pekalongan.
"Selain silaturrahim, kerja sama ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dalam pengembangan potensi siswa-siswi lebih jauh. Seperti slogan MAN IC : Berotak Jerman Berhati Makkah. Kami butuh wasilah dari UIN Gus Dur yang sudah seperti Kakak sendiri. Termasuk dalam mempersiapkan diri melanjutkan studi ke perguruan tinggi, baik di UIN Gus Dur mau pun di luar negeri,” tutur Kepala MAN IC.
Melalui MoU ini, diharapkan tercipta kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan dan berdampak positif bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.
Penulis : Sri Lestari
Editor : Serin Himatus Soraya
Redaktur : Tim Humas

