Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Drs. Moh. Muslih, Ph.D., mewakili Rektor UIN Gus Dur menutup kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Muslih merasa senang, Edutourism Program 2025 yang berjalan sejak tanggal 10 Februari 2025 hingga hari ini (21/02/2025) berjalan dengan lancar dan sukses. “Saya rasa kegiatan ini waktunya singkat dan tiba-tiba hari ini sudah selesai,” ungkapnya.
Muslih menuturkan Edutourism Program 2025 merupakan implementasi kerja sama antara UIN Gus Dur dengan USAS Malaysia. “Para mahasiswa dari USAS sudah merasakan langsung proses pembelajaran di kelas kampus UIN Gus Dur, berkunjung langsung ke Pengadilan Agama, Bank Syariah, Halal Center UIN Gus Dur, Lembaga Zakat, Museum Batik, Kampung Moderasi Beragama Linggoasri, dan Pondok Pesantren di sekitar UIN Gus Dur,” tutur Muslih. Muslih menambahkan persahabatan antara UIN Gus Dur dan USAS harus terus berjalan. “Kita adalah sahabat,saya dulu juga kuliah S3 nya di Malaysia,” imbuhnhya.
Dari kegiatan ini Muslih mengatakan, banyak sesuatu yang diperoleh, akan tetapi jika merasa belum cukup bisa dilanjutkan via online melalui zoom meeting. “Kami terbuka untuk menyambut teman-teman dari Malaysia jika datang kembali ke sini, kerjasama yang baik ini harus terus kita kembangkan dan diperluas lagi, saya sarankan kepada Pak Dekan, jangan berhenti disini,” tuturnya.
Eddie Hidayat Qauf Bin Husain, mewakili Mahasiswa USAS, menyampaikan ucapan terimakasihnya atas pelayanan yang diberikan oleh UIN Gus Dur. Ia berharap melalui kegiatan ini bisa menciptakan kerja sama di bidang akademik. “Di sini kami banyak belajar, terutama bidang hukum. Selain itu juga pemahaman fiqh, zakat,perbankan syariah, serta pemahaman Islam yang lebih luas,” ungkap Eddie.
Ditemui setelah acara penutupan Edutourism Program 2025, Kepala Pusat International Office, Isriani Hardini, P. hD., berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan bisa berlanjut. “Semoga kegiatan Edutourism dapat memberikan manfaat untuk pengembangan akademik, pribadi, dan sosial. Semoga ke depannya kerja sama antara UIN Gus Dur dan USAS dapat berlanjut dalam kolaborasi riset, publikasi, dan double degree,” jelasnya.
Pada acara penutupan Edutourism Program 2025 ini juga dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada 3 best presenter dalam kegiatan International Seminar of Sharia dengan topik Sharia Contemporary Issues: Harmonizing Islamic Law in the Modern Legal System of Malaysia and Indonesia. Ketiga best presenter dari USAS adalah Eddie Hidayat Qauf Bin Husain, Roselind Nadiera Binti Talib, dan Muhamad Fikri Bin Zubaidi.
Penulis : Baryachi
Editor : Anik Maghfiroh

