Kegiatan yang berlangsung pada 8–10 Januari 2026 di Semarang ini menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan berbagai program agar benar-benar menjawab kebutuhan sivitas akademika serta masyarakat pengguna layanan UIN Gus Dur. Melalui forum ini, setiap unit kerja mengevaluasi rencana program agar saling mendukung dan tidak tumpang tindih, sekaligus memastikan anggaran digunakan secara efektif dan bertanggung jawab.
Sinkronisasi ini diarahkan untuk memperkuat mutu pembelajaran, memperluas akses dan kualitas layanan akademik, serta meningkatkan kinerja kelembagaan yang berdampak langsung pada mahasiswa dan dosen. Selain itu, forum ini juga membahas penguatan sistem layanan berbasis digital agar pelayanan kampus menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.
Rektor UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh pimpinan pada tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama dan komitmen bersama, sekaligus menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan dan dinamika pengelolaan perguruan tinggi di tahun 2026.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan arahan strategis yang menjadi fokus pengembangan institusi ke depan, meliputi peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi, penguatan tata kelola dan akuntabilitas institusi, optimalisasi kinerja sumber daya manusia, transformasi digital dan inovasi layanan, serta penguatan kerja sama baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Seluruh program kerja dan perencanaan anggaran tahun 2026 harus disusun secara terukur dan selaras dengan Rencana Strategis (Renstra) institusi serta Indikator Kinerja Utama (IKU)," tegas Prof. Zaenal. Melalui kegiatan sinkronisasi ini, diharapkan seluruh unit kerja memiliki pemahaman yang sama dan mampu bergerak secara sinergis untuk mewujudkan visi dan misi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan secara berkelanjutan.
Kontributor : Novi Murtaziq
Editor : Baryachi
Redaktur : Tim Kerja Humas