Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) dari SMA, SMK, dan MA sederajat di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Sosialisasi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman sekolah dalam mengelola data siswa secara akurat sebagai pintu awal bagi peserta didik meraih kesempatan melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M. Ag., menyampaikan bahwa sekolah berperan penting dalam kegiatan PMB.
“Atas nama keluarga besar UIN Gus Dur, kami memohon dukungan Bapak dan Ibu untuk mendampingi serta membantu siswa-siswinya mendaftarkan diri ke UIN Gusdur Pekalongan. Hal ini penting karena pada jalur SNBP dan SPAN-PTKIN, proses pendaftaran sangat bergantung pada peran sekolah. Apabila sekolah tidak melakukan pengisian PDSS, maka siswa tidak dapat mengikuti seleksi nasional berbasis prestasi.” Jelas Rektor
Sementara Kasie SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Agus Nowo Edy, S.Pd, M.Pd., menekankan pentingnya penataan data PDSS secara cermat dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya menyiapkan masa depan siswa dan membuka peluang masuk ke kampus impian.
“Evaluasi terkait PDSS tahun lalu silakan dijadikan sebagai pembelajaran bahwa pengisian PDSS ini sangat penting untuk masa depan siswa-siswi kita. Mohon sinergi antara kepala sekolah, guru BK dan operator untuk hal ini dikawal dengan betul karena ini adalah hak siswa. Mohon bapak/ibu operator bisa memahami tugasnya dan memantau jadwal pengisiannya.” Terangnya.
Pada kesempatan yang sama, UIN Gus Dur juga secara resmi meluncurkan Aplikasi SIMANTA (Sistem Identifikasi Minat dan Talenta) sebagai inovasi digital yang dirancang untuk membantu pemetaan potensi, minat, dan bakat calon mahasiswa sejak dini. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung bagi sekolah dan siswa dalam merencanakan pilihan studi yang selaras dengan kapasitas dan kecenderungan akademik peserta didik.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kakancab Dindik) wilayah 12, Tim Admisi, serta Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD) UIN Gus Dur. Diskusi panel ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, berbagi informasi teknis, serta memperkuat sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mendukung kelancaran proses seleksi masuk perguruan tinggi. Para peserta menyampaikan berbagai kendala teknis yang sering dihadapi di sekolah, sekaligus memperoleh penjelasan dan solusi langsung dari Tim Admisi dan UTIPD.
Melalui sosialisasi ini, UIN Gus Dur berharap proses pengisian PDSS di sekolah-sekolah dapat berjalan lebih tertib, akurat, dan sesuai ketentuan, sehingga mampu memberikan akses yang adil dan transparan bagi siswa dalam mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. Tim Admisi UIN Gus Dur menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan serta layanan informasi kepada sekolah dalam rangka mendukung suksesnya penerimaan mahasiswa baru.
Penulis : Serin Himatus Soraya
Editor : Anik Maghfiroh
Redaktur : Tim Kerja Humas

