Accessibility Tools

Wakil Rektor III UIN Gus Dur Kunjungi Bank Indonesia Tegal, Perkuat Implementasi MoU dan Evaluasi Program GenBI

05 March 2026

Tegal - Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur), Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Senin (2/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka implementasi Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus evaluasi program mahasiswa penerima beasiswa Generasi Bank Indonesia (GenBI). UIN Gus Dur merupakan kampus mitra pertama di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan yang memperoleh akses program beasiswa dari Bank Indonesia. Hingga kini, sejumlah perguruan tinggi lain di wilayah tersebut juga telah menjadi mitra program serupa.

Pada tahun 2025, sebanyak 50 mahasiswa UIN Gus Dur menerima beasiswa Bank Indonesia dengan nominal bantuan sebesar Rp6.000.000 per semester. Program beasiswa ini telah berjalan sejak tahun 2017 hingga 2025, sementara untuk tahun 2026 masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari kantor pusat Bank Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Bank Indonesia yang diwakili oleh Seno Indarto beserta tim menyampaikan apresiasi atas kinerja pimpinan dan mahasiswa GenBI UIN Gus Dur. Mereka menilai mahasiswa penerima beasiswa menunjukkan kemampuan akademik yang baik serta menjunjung tinggi nilai moral dan akhlakul karimah.

Namun demikian, terdapat beberapa catatan evaluatif, terutama terkait kedisiplinan mahasiswa. Perwakilan BI menyampaikan bahwa persoalan kedisiplinan tidak hanya terjadi pada mahasiswa UIN Gus Dur, tetapi juga menjadi fenomena umum di berbagai perguruan tinggi mitra.

Prof. Shinta dalam kesempatan tersebut menyampaikan tiga hal penting. Pertama, apresiasi dan terima kasih atas dukungan Bank Indonesia yang telah membantu pembiayaan studi mahasiswa UIN Gus Dur melalui program beasiswa. Kedua, pentingnya evaluasi berkala agar program beasiswa dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Ketiga, harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang dan memberikan kemaslahatan yang lebih luas.

Sementara itu, perwakilan BI lainnya, Masagung (akrab disapa Mas Suke), juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas mahasiswa GenBI yang dinilai sudah baik. Ia menambahkan bahwa pemahaman mahasiswa terkait peran dan fungsi bank sentral masih perlu ditingkatkan. BI berharap para penerima beasiswa dapat mengangkat isu-isu terkait bank sentral, keuangan, maupun sukuk dalam tugas akhir atau skripsi mereka.

Sebagai bentuk penguatan kapasitas mahasiswa, pada November 2025 Bank Indonesia telah memfasilitasi mahasiswa GenBI untuk mengikuti program sertifikasi Konten Kreator dan Digital Marketing. Program ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kompetensi tambahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Menutup pertemuan tersebut, Prof. Shinta menegaskan bahwa program beasiswa GenBI merupakan bagian dari implementasi MoU antara UIN Gus Dur dan Bank Indonesia. Ia juga membuka peluang agar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dapat menjadi ruang akademik bagi pimpinan BI Tegal untuk berbagi keilmuan kepada mahasiswa. Selain itu, kerja sama diharapkan dapat diperluas ke bidang lain yang memberikan manfaat lebih luas sesuai kebutuhan institusi dan masyarakat.


Penulis             : Abdul Azim

Editor              : Baryachi

Redaktur          : Tim Kerja Humas

                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…