Kegiatan tahunan yang diikuti oleh 1.600 peserta dari berbagai SMA, MA, dan SMK se-Eks Karesidenan Pekalongan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan kampus dan program studi di UIN Gus Dur.
Dalam sambutannya, Dr. Nur Kholis menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang datang bersama guru pendamping dari berbagai daerah seperti Banyu Urip, Paninggaran, Karanganyar, Ulujami, Pekalongan, dan daerah lainnya.
Beliau menuturkan bahwa keraguan sering kali muncul di benak calon mahasiswa sebelum melanjutkan studi.
“Kadang muncul pertanyaan, ‘Kuliah bisa nggak ya?’, ‘Mahal nggak ya?’, atau ‘Kuliahnya sulit nggak ya?’. Hal-hal seperti ini kalau dibiarkan bisa jadi penghambat. Hati-hati dengan pikiran negatif. Kalau punya cita-cita besar, segera buang hal-hal yang menghambat dan ganti dengan pikiran yang lebih santai dan positif,” pesan Dr. Nur Kholis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan alasan mengapa UIN Gus Dur layak menjadi pilihan tempat melanjutkan studi. Menurutnya, UIN Gus Dur mengusung semangat kemanusiaan sebagaimana sosok KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dikenal sebagai tokoh humanis.
“Gus Dur adalah tokoh yang penuh nilai kemanusiaan. Mau dari latar belakang keluarga apa pun, dengan kemampuan apa pun, semuanya dihargai di sini. Jadi, UIN Gus Dur adalah pilihan yang tepat untuk menapaki masa depan,” tegasnya.
Dr. Nur Kholis juga menekankan bahwa peluang kuliah di UIN Gus Dur terbuka lebar bagi siapa pun.
“Ada jalur prestasi rapor, jalur tes nasional, jalur mandiri, dan juga jalur prestasi Al-Qur’an. Jadi, jangan ragu untuk mencari informasi di setiap stand program studi yang tersedia. Untuk para penjaga stand, jangan lupa tersenyum agar adik-adik peserta merasa disambut dengan baik,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Beliau menutup sambutannya dengan rasa terima kasih atas kehadiran para peserta dan guru pendamping. “Kehadiran adik-adik dan bapak-ibu guru pendamping merupakan kehormatan besar bagi kami. Semoga apa yang dicita-citakan dapat tercapai dan langkah kalian menuju masa depan dimulai dari UIN Gus Dur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Admisi UIN Gus Dur, Wilda Yulia Rusyida, M.Sc., dalam laporannya menyampaikan bahwa Campus Tour tahun ini diselenggarakan secara mandiri, berbeda dengan tahun sebelumnya yang digabung dengan kegiatan Pekan BLU.
“Tahun ini Campus Tour berdiri sendiri dengan tema Start your journey, and discover what the next for you. Sebanyak 1.600 peserta hadir, menunjukkan bahwa minat siswa-siswi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi semakin besar,” jelasnya.
Wilda menambahkan bahwa dalam kegiatan ini terdapat stand dari seluruh program studi di lingkungan UIN Gus Dur. Peserta dapat berkunjung ke setiap stand untuk mengetahui profil prodi, isi kurikulum, hingga prospek kerja.
“Kami ingin peserta mulai menapaki langkah menuju masa depan mereka. Silakan eksplor sebanyak-banyaknya, karena setelah ini peserta juga akan diajak berkeliling ke fakultas-fakultas,” ujarnya. Kegiatan Campus Tour 2025 juga didukung penuh oleh fakultas, program studi, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), dan panitia.
Penulis : Baryachi
Editor : Serin Himatus Soraya

