Accessibility Tools

Warek II UIN Gus Dur Hadiri Forum Nasional PTKIN, Bahas UKT, RPL, dan Penguatan Fiskal Kampus

02 February 2026

Pekalongan (02/02) - Wakil Rektor Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (Warek II) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur), Dr. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag., menghadiri Forum Wakil Rektor II PTKIN Se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI. Forum nasional ini membahas isu strategis seputar ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT), pembiayaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta strategi penguatan fiskal kampus sebagai bagian dari penguatan tata kelola PTKIN.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Rabu–Jumat (28–30 Januari 2026) bertempat di Hotel Luminor, Jl. Pacenongan No. 35, Gambir, Jakarta Pusat.

Forum ini menjadi ruang koordinasi dan konsolidasi antar-PTKIN dalam rangka menyelaraskan kebijakan pembiayaan pendidikan tinggi, optimalisasi sumber pendanaan, serta penyusunan arah pengembangan sarana dan prasarana perguruan tinggi keagamaan Islam.

Hadirkan Pejabat Kemenag RI sebagai Narasumber

Forum menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian Agama RI, antara lain Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Sahiron, M.Phil., Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag., serta Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Kastolan, S.Pd., M.Si., CGCAE. Turut hadir pula pemateri dari Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag RI.

Adapun penanggung jawab kegiatan adalah Kasubdit Sarpras Kemenag RI, Papay Supriatna, M.Pd.

Bahas UKT, RPL, IPI Kedokteran, hingga Masterplan Sarpras

Agenda pembahasan dalam forum mencakup lima isu utama, yaitu:

  1. Ketentuan UKT (Uang Kuliah Tunggal)
  2. Pembiayaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
  3. Pembiayaan Iuran Pembangunan Institusi (IPI) Fakultas Kedokteran
  4. Pengelolaan dan pemanfaatan BOPTN
  5. Masterplan Sarana dan Prasarana (Sarpras) PTKIN

Dalam pembahasan RPL, forum menegaskan bahwa pengaturan UKT RPL dapat ditetapkan melalui SK Rektor masing-masing satker, dengan tetap merujuk pada KMA UKT yang berlaku. Pembiayaan RPL dapat memperhitungkan sejumlah komponen seperti reviewer, ujian, matrikulasi, dan pendaftaran, dengan ketentuan KMA yang diperkuat melalui konsideran RPL.

Forum juga menyoroti dinamika Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang berkembang antara lain karena dukungan beasiswa. Untuk itu, besaran UKT PJJ dapat merujuk pada nominal beasiswa sebagai acuan pembiayaan.

Dorong Efisiensi Perjalanan Dinas dan Optimalisasi Pertemuan Daring

Dalam forum tersebut juga disampaikan perlunya efisiensi dalam penggunaan anggaran, terutama dalam pelaksanaan perjalanan dinas. Hal ini selaras dengan kebijakan efisiensi pemerintah, di mana masih terdapat beberapa pos anggaran yang diblokir. Karena itu, forum mendorong agar pertemuan-pertemuan luring dapat dikurangi dan diupayakan lebih banyak melalui pertemuan daring.

Warek II Diminta Kreatif Perkuat Fiskal Kampus

Forum menegaskan bahwa Wakil Rektor II harus memiliki strategi penguatan fiskal melalui pengembangan program-program akademik yang adaptif dan marketable. Sejumlah strategi yang dinilai dapat memperkuat pendapatan dan layanan PTKIN antara lain:

  • RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau)
  • Program Fasttrack sebagai skema layanan akademik percepatan
  • Wacana standar biaya Fakultas Kedokteran melalui skema IPI
  • Penguatan Ma’had Al-Jami’ah, termasuk layanan akademik berbasis ma’had dengan tarif khusus
  • Pembukaan kelas khusus dengan tarif khusus
  • SBSN berbasis Ma’had Al-Jami’ah
  • Pembukaan Fakultas Vokasi
  • Kerja sama double degree
  • Penguatan unit bisnis PTKIN yang dapat menumpang skema BLU
  • Penyusunan tarif layanan akademik
  • Pengembangan cyber class dengan distingsi prodi tertentu
  • Strategi peningkatan daya saing layanan pendidikan menghadapi kampus terbuka yang kompetitif

Forum menekankan bahwa penguatan fiskal PTKIN sangat bergantung pada kemampuan masing-masing satker dalam menyusun skema pendapatan yang beragam dan inovatif, dengan strategi yang tetap soft serta sesuai koridor regulasi.

Penguatan Budaya Wakaf di Lingkungan Kampus

Selain isu pembiayaan, forum juga membahas potensi penggalangan dana wakaf sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendanaan kampus. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah membangun budaya wakaf uang, misalnya melalui edukasi wakaf bagi mahasiswa dengan wakaf minimal Rp10.000 pada masa awal masuk sebagai bentuk rasa syukur, serta memberi ruang bagi orang tua/wali pada momen wisuda untuk berpartisipasi dalam wakaf kampus.

Sinergi PTKIN dan Dukungan Program Kemenag

Forum juga menyimpulkan bahwa Wakil Rektor II dapat menjadi pendamping dalam membantu berbagai kegiatan dan proyek strategis Kementerian Agama RI. Sinergi ini penting untuk memperkuat tata kelola, perencanaan, serta pengembangan sarpras PTKIN secara nasional.

Dr. Mohammad Hasan Bisyri menyampaikan bahwa forum ini menjadi bahan strategis untuk memperkuat langkah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam membangun tata kelola keuangan yang sehat, layanan akademik yang inovatif, serta pengembangan sarana prasarana kampus yang terarah.


Kontributor      : Dr. Mohammad Hasan Bisyri

Editor              : Baryachi

Redaktur          : Tim Kerja Humas

                 
UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Kampus 1: Jl. Kusuma Bangsa No.9 Kota Pekalongan 51141
Kampus 2: Jl. Pahlawan Km.5 Rowolaku Kajen Kab. Pekalongan 51161
Telp: +62 (285) 412575
Fax : +62 (285) 423418
Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…