Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturrahmi antar pengurus dan anggota DWP sekaligus merefleksikan peran perempuan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. Dalam suasana penuh kekeluargaan pasca Hari Raya Idulfitri, para peserta saling bermaafan dan memperkuat sinergi antar unit kerja di lingkungan kampus.
Salah satu agenda menarik dalam kegiatan ini adalah seluruh yang hadir mengenakan kebaya dan dilaksanakan juga lomba merangkai bunga yang diikuti oleh sembilan kelompok perwakilan dari masing–masing unit di lingkungan UIN Gusdur. Lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga mempererat kerja sama tim serta menumbuhkan semangat inovasi di kalangan anggota.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Dr. H. Muhandis Azzuhri, Lc., M.A. yang menyampaikan materi bertema “Silaturrahmi dan Refleksi Kartini: Membangun Perempuan Tangguh, Adaptif dan Berdaya Saing di Era Disrupsi.” Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya peran perempuan dalam menghadapi perubahan zaman yang serba cepat, terutama dalam meningkatkan kapasitas diri, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sosial.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan dalam bentuk nyata melalui kontribusi perempuan di berbagai bidang, baik dalam keluarga, organisasi, maupun masyarakat luas. Perempuan diharapkan mampu menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, serta memiliki daya saing tinggi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan spiritual.
Ketua DWP UIN Gusdur Pekalongan, Ibu Hj. Hariroh Zuliyanti Zaenal dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas serta meningkatkan semangat kontribusi perempuan dalam mendukung kemajuan institusi.
Melalui kegiatan Halal Bihalal dan peringatan Hari Kartini ini, diharapkan seluruh anggota DWP UIN Gusdur Pekalongan dapat terus mempererat kebersamaan, meneladani semangat Kartini, serta berperan aktif dalam menciptakan perempuan Indonesia yang berdaya, mandiri, dan berakhlak mulia di era disrupsi._(DWP)

