Kegiatan berskala internasional ini merupakan forum akademik bergengsi yang mempertemukan para ilmuwan, peneliti, dan praktisi pendidikan Islam dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu kontemporer keislaman, teknologi, dan lingkungan hidup.

Kehadiran Rektor UIN Gus Dur Pekalongan pada ajang ini menjadi wujud komitmen kampus dalam memperkuat eksistensi dan kontribusi akademiknya di kancah internasional. Dalam kesempatan tersebut, lima dosen UIN Gus Dur turut berpartisipasi aktif dengan mempresentasikan karya ilmiah hasil riset mereka di berbagai bidang strategis.
Berikut nama-nama dosen yang menjadi pemakalah dalam AICIS+ 2025:
- Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, dengan judul “Voices from the Margins: Indigenous Women’s Ecofeminist Struggle for Environmental Justice in Kendeng, Central Java.”
- Umi Mahmudah, Ph.D., S.Si., M.Sc., dengan karya berjudul “Data-Driven Mapping of Cultural and Social Identity Preferences among Indonesian Students in Jeddah, Saudi Arabia: A Qualitative-Analytical and Network Analysis Approach.”
- Agung Barok Pratama, M.H., mempresentasikan riset berjudul “Sustainable Land Acquisition: An Islamic Ecotheology Perspective on the Paradox of State Hegemony and Indigenous Community Rights.”
- Miftahul Huda, M.Pd., dengan makalah “Mangrove School as Platform for Ecological Literacy: The Central Role of Coastal Women's Environmental Communication for Climate Change Adaptation.”
- Alamul Yaqin, M.H., mempresentasikan karya bertajuk “Web-Based Artificial Intelligence for Timing Solar Eclipse Stages and Verifying Worship Time Calculations.”
Rektor UIN Gus Dur menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi para dosen tersebut. “Partisipasi aktif para dosen dalam forum internasional seperti AICIS+ menjadi bukti bahwa UIN Gus Dur Pekalongan memiliki potensi akademik yang kuat dan berdaya saing global,” ujarnya. Prof. Zaenal berharap kedepan akan semakin banyak akademisi yang berpartisipasi dalam ajang internasional.
Penulis : Baryachi
Editor : Serin Himatus Soraya
Redaktur : Tim Kerja Humas

