Kegiatan konsinyering ini bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan tugas PPID sepanjang tahun 2025 sekaligus menyusun tindak lanjut untuk peningkatan kualitas pengelolaan informasi publik pada tahun 2026.
Plt. Kepala Biro UAPK UIN Gus Dur, H. Muhtar Ali Ahmadi, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa konsinyering menjadi momen penting untuk memperkuat tata kelola PPID di UIN Gus Dur.
“Konsinyering ini dalam rangka evaluasi dan tindak lanjut monev untuk tahun depan. Ada kemanfaatan besar yang diharapkan bagi UIN Gus Dur, khususnya untuk PPID. Berdasarkan hasil monev, terdapat peningkatan skor mencapai 57,8. Namun ini menjadi pijakan untuk perbaikan di tahun mendatang,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa seluruh bukti dukung (eviden) diharapkan dapat lebih maksimal ke depannya. “Harapan kami, seluruh eviden dapat terpenuhi. Konsinyering ini menjadi tambahan semangat bagi kita semua dalam pengelolaan PPID. Ini juga bentuk penyamaan persepsi, bahwa amanat dari Rektor untuk PPID adalah tugas pengabdian. Mari upayakan PPID UIN Gus Dur mencapai level optimal,” jelasnya.
Selanjutnya, Plt. Kabiro menyampaikan bahwa pengelolaan permohonan informasi publik kini mulai lebih tertata dan ketersediaan informasi PPID juga sudah diumumkan meski belum sepenuhnya optimal. Ia menegaskan bahwa dokumen renstra menuntut adanya target pengembangan PPID dalam lima tahun mendatang.
“Target kita ke depan adalah skor 65. Syukur-syukur bisa melampaui target,” tegasnya.
Diskusi berlangsung hangat dan efektif, dipandu oleh Ketua Tim Humas UIN Gus Dur Pekalongan, H. Irham Baihaqi Thoha, S.E., M.M. Seluruh peserta aktif memberikan masukan dan evaluasi terhadap mekanisme kerja PPID selama tahun 2025, dengan harapan adanya penguatan tata kelola, peningkatan keterbukaan informasi, dan percepatan layanan informasi publik di tahun 2026.

Selain itu, acara dirangkai dengan kunjungan ke Museum Linggarjati sebagai agenda penutup. Kunjungan ini memberikan wawasan historis mengenai perjalanan diplomasi bangsa Indonesia, sekaligus menjadi momen refleksi akan pentingnya informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dalam membangun tata kelola yang baik.
Menyusuri ruang-ruang bersejarah tempat berlangsungnya Perundingan Linggarjati, sembari mendapatkan penjelasan mengenai nilai-nilai perjuangan, transparansi, dan integritas yang relevan bagi penguatan peran PPID. Momen ini diharapkan menumbuhkan semangat baru bagi seluruh Tim PPID untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Baryachi
Redaktur : Tim Kerja Humas