Dua dosen UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Muhamad Jaeni, M.Pd., M.Ag., dan Akhmad Aufa Syukron, M.Pd., ditugaskan oleh Kepala Pusat Admisi untuk berkoordinasi secara mendalam dengan pihak sekolah, termasuk di SMK N 1 Sragi, MA NU Karangdadap, dan SMK N 1 Karangdadap.
Kunjungan ini difokuskan untuk mengidentifikasi situasi terkini para siswa yang telah dinyatakan lulus melalui jalur SPAN-PTKIN maupun SNBP. Melalui dialog hangat bersama Ibu Anik di SMK N 1 Sragi dan Bapak Hakam di SMK N 1 Karangdadap selaku Guru Bimbingan Konseling (BK), tim admisi berupaya memetakan kebutuhan siswa, terutama mereka yang diterima di program studi unggulan seperti Bisnis Digital dan Sains Data.
Pihak UIN Gus Dur menyadari bahwa setiap siswa memiliki latar belakang ekonomi yang beragam. Oleh karena itu, kehadiran tim admisi di lapangan adalah bentuk pendampingan untuk memastikan bahwa setiap potensi akademik tetap terjaga. Penyesuaian informasi mengenai skema biaya pendidikan menjadi salah satu prioritas agar akses terhadap pendidikan tinggi tetap terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain melakukan pemantauan, tim admisi UIN Gus Dur melakukan koordinasi strategis dengan Guru BK mengenai pentingnya pengambilan kursi yang telah didapatkan. Siswa yang telah lulus melalui jalur SPAN maupun SNBP sangat diharapkan untuk menyelesaikan proses pendaftaran kembali.
Hal ini menjadi perhatian utama karena konsistensi siswa dalam mengambil kursi yang telah diraih akan sangat memengaruhi kepercayaan sistem seleksi terhadap sekolah asal dan berdampak positif pada kuota penerimaan siswa dari sekolah tersebut di tahun mendatang. Bagi siswa yang masih mempertimbangkan pilihan, tim juga memberikan edukasi mengenai peluang di jalur UM-PTKIN sebagai langkah strategis untuk mengamankan bangku kuliah.
Di MA NU Karangdadap, tim admisi turut memberikan dukungan moral dan edukasi guna menyelaraskan aspirasi siswa dengan harapan orang tua. Langkah persuasif ini diambil agar setiap bakat yang dimiliki siswa mendapatkan dukungan penuh dari lingkungan keluarga untuk melanjutkan studi.
Melalui identifikasi ini, UIN Gusdur Pekalongan menegaskan perannya sebagai mitra sekolah dalam mencetak generasi unggul. Sinergi antara UIN Gusdur, sekolah, dan orang tua diharapkan dapat memastikan transisi siswa menuju dunia perkuliahan berjalan dengan lancar, demi menjaga nama baik serta prestasi sekolah.
Reporter : Akhmad Aufa Syukron
Editor : Baryachi
Redaktur : Tim Kerja Humas

