Tim Banjari UKM LPTQ yang beranggotakan Galang Eka Radito, Muhammad Abi Saddad, Muhammad Aditiya Adha, Mohamad Shokhib Anwar, Al Hussein, Lutfi Yanfa Nur Afif, Miftakhul Hawaji, dan Parid Nazar Wajdi tampil memukau dengan aransemen irama lagu yang variatif dan harmonis, sehingga mampu menarik perhatian dewan juri maupun audiens.
Ketua UKM LPTQ UIN Gus Dur Pekalongan, Galang Eka Radito, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, masih perlu banyak belajar lagi. Persiapan kami sekitar dua bulan untuk latihan. Lomba ini kan Festival Banjari, jadi kami berusaha membuat irama lagu yang bervariasi dan enak didengar. Semoga ke depan bisa konsisten bersama Tim Banjari UKM LPTQ dan bersaing di tingkat yang lebih luas seperti nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina UKM LPTQ UIN Gus Dur Pekalongan, M. Mufid, M.Pd., turut memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi mahasiswa binaannya.
“Kami sangat bangga dengan capaian ini. Kemenangan ini bukan hanya soal juara, tapi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN Gus Dur terus mengembangkan potensi seni islami dan menjadikan sholawat sebagai media dakwah yang menyejukkan. Semoga Tim Banjari LPTQ semakin kompak, kreatif, dan bisa melangkah hingga ke level nasional,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa UKM LPTQ UIN Gus Dur Pekalongan tidak hanya unggul dalam pengembangan tilawatil Qur’an, tetapi juga dalam seni islami yang sarat makna spiritual. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang.
Penulis : Anik Maghfiroh
Editor : Sri Lestari
Redaktur : Tim Kerja Humas

