Kegiatan ini diikuti pula oleh perwakilan dari UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, yakni Dr. H. Mohamad Hasan Bisyri, M.Ag selaku Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, H. Muchtar Ali Ahmadi, S.Ag selaku Plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, serta Mohammad Ahsanul Khuluqi, S.H., M.H., staf Wakil Rektor II.
Acara diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah yang ditujukan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan Ratib Tahlil yang dipimpin oleh Habib Abu Hasyim Basyaiban.
Usai pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia, kemudian diisi dengan tausiyah kebangsaan oleh Maulana Al Habib Dr. (H.C.) K.H. Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.

Dalam tausiyahnya, Habib Luthfi mengingatkan pentingnya memaknai Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan bangsa.
“Tepat pada peringatan 10 November ini, kita harus mampu memahami makna Hari Pahlawan secara mendalam. Jika para pahlawan yang dimakamkan di sini dapat berbicara, mungkin mereka akan bertanya: siapa yang akan melanjutkan perjuangan kami? Perjuangan yang telah mereka tempuh setetes demi setetes darah demi kehormatan, harga diri, dan jati diri bangsa,” tutur Habib Luthfi.
Beliau juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga ukhuwah dan persatuan nasional, sesuai cita-cita para pendahulu.
“Mari kita rawat persaudaraan dan persatuan bangsa. Jangan sampai kita mudah dipecah belah oleh isu, fitnah, atau hoaks,” pesannya.
Acara kemudian diakhiri dengan ziarah dan tabur bunga bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Penulis : Baryachi
Editor : Anik Maghfiroh
Redaktur : Tim Kerja Humas

